Jokowi Minta Pendukungnya Tenang
Rabu, 25 Juni 2014 - 22:50 WIB
Jokowi Minta Pendukungnya Tenang
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden Joko Widodo menginstruksikan pendukungnya untuk tetap tenang dalam menyikapi kasus bentrokan antar pendukung calon presiden yang terjadi di Yogyakarta.
"Marilah kita laksanakan instruksi Pak Jokowi untuk tetap tenang, mari jaga suasana kampanye agar tetap sejuk, dan jauhkan dari segala bentuk kampanye hitam," kata Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu (25/6).
Dalam situasi itu, lanjutnya, sangat tepat bila semua pihak mengikuti apa yang disampaikan Jokowi bahwa kampanye pilpres hendaknya dijadikan sebagai kegembiraan politik.
Menurut dia, Jokowi juga menekankan bahwa semua pihak harus menghilangkan segala bentuk nafsu untuk berkuasa. "Bagaimanapun juga pemilu presiden merupakan sebuah harapan untuk perubahan negeri yang lebih baik. Rakyat diberi kemerdekaan sepenuhnya untuk ikut menentukan pemimpin yang merakyat dan memiliki jejak bersih, untuk Indonesia yang lebih rukun dan damai," tutur Hasto.
Seperti diberitakan sebelumnya, massa dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terlibat keributan dengan massa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Ngabean, Ngampilan, Kota Yogyakarta pada Selasa 24 Juni 2014.
Kedua belah pihak terlibat aski lempar batu di Jalan Letjen Suprapto
Insiden itu ditengarai karena dukungan fanatik terhadap calon presiden satu sama lain.
"Marilah kita laksanakan instruksi Pak Jokowi untuk tetap tenang, mari jaga suasana kampanye agar tetap sejuk, dan jauhkan dari segala bentuk kampanye hitam," kata Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu (25/6).
Dalam situasi itu, lanjutnya, sangat tepat bila semua pihak mengikuti apa yang disampaikan Jokowi bahwa kampanye pilpres hendaknya dijadikan sebagai kegembiraan politik.
Menurut dia, Jokowi juga menekankan bahwa semua pihak harus menghilangkan segala bentuk nafsu untuk berkuasa. "Bagaimanapun juga pemilu presiden merupakan sebuah harapan untuk perubahan negeri yang lebih baik. Rakyat diberi kemerdekaan sepenuhnya untuk ikut menentukan pemimpin yang merakyat dan memiliki jejak bersih, untuk Indonesia yang lebih rukun dan damai," tutur Hasto.
Seperti diberitakan sebelumnya, massa dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terlibat keributan dengan massa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Ngabean, Ngampilan, Kota Yogyakarta pada Selasa 24 Juni 2014.
Kedua belah pihak terlibat aski lempar batu di Jalan Letjen Suprapto
Insiden itu ditengarai karena dukungan fanatik terhadap calon presiden satu sama lain.
(dam)