Tuduhan Kampanye Hitam, Bawaslu Butuh Keterangan Wiranto

Senin, 23 Juni 2014 - 15:31 WIB
Tuduhan Kampanye Hitam,...
Tuduhan Kampanye Hitam, Bawaslu Butuh Keterangan Wiranto
A A A
JAKARTA - Tim advokasi pasangan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berani mengonfrontir keterangan antara tim advokasi Prabowo-Hatta dengan Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto.

Namun, Bawaslu tidak mau penuhi permintaan tersebut. Bawaslu lebih memilih meminta keterangan kedua belah pihak secara terpisah.

"Bukan tugas Bawaslu (konfrontasi keduanya)," ujar anggota Bawaslu, Nelson Simanjuntak, di Gedung Bawaslu, Jakarta, Senin (23/6/2014).

Nelson menjelaskan, laporan dugaan kampanye hitam disampaikan oleh Sufmi Dasco Ahmad dan Habiburrokhman dari tim pasangan Prabowo-Hatta.

Bawaslu mengaku sudah mendengarkan keterangan langsung keduanya yang dimaksud kampanye hitam Wiranto. Sementara itu, Bawaslu juga masih menunggu kehadiran Wiranto untuk memberikan keterangan langsung.

Menurut Nelson, dalam perkara itu, pihaknya belum bisa memutuskan apakah pernyataan Wiranto termasuk pelanggaran pemilu atau bukan. Alasannya, pada saat jumpa pers Wiranto kepada media mengaku kapasitasnya sebagai mantan Menhankam/Panglima ABRI.

"Karena beliau dilaporkan, maka kewajiban kami untuk menindaklanjuti. Kami tidak bisa mendasarkan dari media, apakah perbuatan dalam konpes itu memenuhi tindak pidana pemilu atau bukan," tambahnya.

Sebelumnya, Kamis, 19 Juni 2014, Wiranto menggelar jumpa pers. Pada kesempatan itu Wiranto menyatakan, kasus penculikan sejumlah aktivis medio 1998 adalah inisiatif pribadi Prabowo Subianto.
Atas komentarnya tersebut, Wiranto akhirnya dilaporkan tim advokasi Prabowo-Hatta ke Bawaslu atas dugaan kampanye hitam.
(kur)
Berita Terkait
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Ketua Bawaslu Sebut...
Ketua Bawaslu Sebut Black Campaign Sudah Dimulai di Media Sosial
Kurang Sepekan Coblosan,...
Kurang Sepekan Coblosan, Kampanye Hitam Bertebaran Benturkan 2 Paslon di Konawe Selatan
Mengantisipasi Kampanye...
Mengantisipasi Kampanye Media Sosial Menjelang Pemilu 2024
Jelang Pemungutan Suara,...
Jelang Pemungutan Suara, Pramono Ingatkan Jangan Main-main Kampanye Hitam
Respons Kampanye Negatif,...
Respons Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tetap Bertindak Santun
Berita Terkini
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Infografis
Mahkamah Konstitusi:...
Mahkamah Konstitusi: Foto Kampanye Tidak Boleh Dipoles Pakai AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved