Hendropriyono Yakin Jokowi-JK Menang di Debat Capres III
Minggu, 22 Juni 2014 - 17:43 WIB
Hendropriyono Yakin Jokowi-JK Menang di Debat Capres III
A
A
A
JAKARTA - Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menegaskan, tidak diperlukan seseorang berlatar belakang militer untuk bisa berdebat soal politik luar negeri dan ketahanan nasional.
Menurut penasehat Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hendropriyono, pemenang debat capres malam ini adalah yang bisa memimpin 250 juta rakyat Indonesia, dan bukan hanya bisa memimpin regu tentara.
"Pak Jokowi itu sipil tapi militan. Kan kalau topik begitu tak perlu jadi militer dulu," kata Hendropriyono di Jakarta, Minggu (22/6/2014).
Sejauh ini berdasarkan informasi dari Tim Pemenangan Jokowi-JK, kata Hendropriyono, Jokowi sudah menguasai masalah yang menyangkut ketahanan nasional dan hubungan internasional. Jokowi sudah menyiapkan visi misinya yang merupakan kontrol untuk administrasi pemerintahan yang akan datang.
Dia menilai latar belakang Prabowo Subianto yang pernah menjadi prajurit ABRI takkan berpengaruh besar.
"Militer itu tak ada hubungannya. Ini kan bukan untuk memimpin militer saja, tetapi akan memimpin 250 juta rakyat Indonesia," kata Hendropriyono yang juga mantan Kepala BIN itu.
Hendropriyono juga menegaskan dirinya sama sekali tak dilibatkan dalam penyusunan materi visi misi Jokowi dalam topik debat itu. Sebab semuanya disiapkan sendiri oleh Jokowi bersama cawapresnya Jusuf Kalla. Karena itu dia meyakini Jokowi akan kembali menguasai debat, yang terbukti selama ini Jokowi selalu lebih menonjol. "Dia (Jokowi) selalu menang," imbuhnya.
Seperti diketahui, debat capres ketiga yang digelar malam ini di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, bertema Ketahanan Nasional dan Politik Internasional. Debat akan dipandu oleh pengamat internasional Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana.
Menurut penasehat Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hendropriyono, pemenang debat capres malam ini adalah yang bisa memimpin 250 juta rakyat Indonesia, dan bukan hanya bisa memimpin regu tentara.
"Pak Jokowi itu sipil tapi militan. Kan kalau topik begitu tak perlu jadi militer dulu," kata Hendropriyono di Jakarta, Minggu (22/6/2014).
Sejauh ini berdasarkan informasi dari Tim Pemenangan Jokowi-JK, kata Hendropriyono, Jokowi sudah menguasai masalah yang menyangkut ketahanan nasional dan hubungan internasional. Jokowi sudah menyiapkan visi misinya yang merupakan kontrol untuk administrasi pemerintahan yang akan datang.
Dia menilai latar belakang Prabowo Subianto yang pernah menjadi prajurit ABRI takkan berpengaruh besar.
"Militer itu tak ada hubungannya. Ini kan bukan untuk memimpin militer saja, tetapi akan memimpin 250 juta rakyat Indonesia," kata Hendropriyono yang juga mantan Kepala BIN itu.
Hendropriyono juga menegaskan dirinya sama sekali tak dilibatkan dalam penyusunan materi visi misi Jokowi dalam topik debat itu. Sebab semuanya disiapkan sendiri oleh Jokowi bersama cawapresnya Jusuf Kalla. Karena itu dia meyakini Jokowi akan kembali menguasai debat, yang terbukti selama ini Jokowi selalu lebih menonjol. "Dia (Jokowi) selalu menang," imbuhnya.
Seperti diketahui, debat capres ketiga yang digelar malam ini di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, bertema Ketahanan Nasional dan Politik Internasional. Debat akan dipandu oleh pengamat internasional Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana.
(hyk)