Timses Prabowo Tuding Wiranto Bocorkan Rahasia Negara

Jum'at, 20 Juni 2014 - 17:26 WIB
Timses Prabowo Tuding...
Timses Prabowo Tuding Wiranto Bocorkan Rahasia Negara
A A A
JAKARTA - Tim pemenangan Capres dan Cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menuding mantan Panglima ABRI Wiranto telah membocorkan rahasia negara. Hal itu terlihat dari surat rekomendasi yang tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian secara hormat kepada Prabowo.

Tudingan itu muncul dari tim penasihat Prabowo-Hatta, Letjen TNI (Purn) Yunus Yosfiah. Yunus mengatakan, pada salah satu klausul dalam Keppres disebutkan memperhatikan surat Menteri Hamkam/Panglima ABRI Nomor R/811/P-03/15/38/S per tanggal 18 November 1998.

"Nomor R. R itu rahasia. Kok ini dikeluarkan," tegas Yunus saat konferensi pers di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak,Jakarta Timur, Jumat (20/6/2014).

Mantan Menteri Penerangan di era Habibie itu mengatakan, sebagai prajurit, Wiranto harus memegang teguh Sapta Marga dan sumpah prajurit. Menurutnya, membocorkan rahasia TNI merupakan pelanggaran atas sumpah prajurit ke-5.

"Kita ABRI, disumpah prajurit dan Sapta Marga untuk menjaga rahasia negara rapat-rapat. Jangan sampai selesai pensiun tidak terikat lagi sumpah prajurit," ujarnya.

Karena itu, ia meminta Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) untuk segera memeriksa dugaan kebocoran rahasia TNI itu. Bahkan, panglima tertinggi TNI yakni presiden harus melakukan pengusutan terhadap dugaan ini.

"Panglima tertinggi TNI yaitu Presiden, Panglima TNI, atau KSAD, harus mengusut pidana militer. Meskipun yang terduga sudah purnawirawan, Panglima TNI bisa mengusut kalau rahasia TNI yang dibocorkan," pungkasnya.
(hyk)
Berita Terkait
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Ketua Bawaslu Sebut...
Ketua Bawaslu Sebut Black Campaign Sudah Dimulai di Media Sosial
Kurang Sepekan Coblosan,...
Kurang Sepekan Coblosan, Kampanye Hitam Bertebaran Benturkan 2 Paslon di Konawe Selatan
Mengantisipasi Kampanye...
Mengantisipasi Kampanye Media Sosial Menjelang Pemilu 2024
Jelang Pemungutan Suara,...
Jelang Pemungutan Suara, Pramono Ingatkan Jangan Main-main Kampanye Hitam
Respons Kampanye Negatif,...
Respons Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tetap Bertindak Santun
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved