Tindakan Wiranto Dianggap Permalukan Korps TNI

Jum'at, 20 Juni 2014 - 11:40 WIB
Tindakan Wiranto Dianggap...
Tindakan Wiranto Dianggap Permalukan Korps TNI
A A A
JAKARTA - Kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menilai tindakan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Wiranto adalah tindakan yang memalukan korps keluarga besar purnawirawan TNI.

Sebelumnya, mantan Panglima ABRI itu mengeluarkan pernyataan terkait kasus penculikan aktivis pro demokrasi di seputar 1998 yang diinisiasi oleh Prabowo Subianto, serta bocornya dokumen Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang dianggapnya bukan rahasia negara.

Anggota Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta, Mayor Jenderal (Purn) H Sutrisno mengaku, banyak purnawirawan TNI yang telah menghubunginya dan menyatakan prihatin atas tindakan Wiranto yang dinilai telah mencoreng nama Prabowo.

"98 persen purnawirawan menyesal dengan pernyataan Wiranto. Dia itu pecundang. Saya katakan apa yang dinyatakannya adalah tidak benar. DKP itu seharusnya muncul setelah dibentuk Mahmil," ujar Sutrisno di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Jumat (20/6/2014).

Ia menilai, apa yang dilakukan Wiranto dan beberapa seniornya di TNI itu karena panik melihat elektabilitas Prabowo-Hatta yang terus naik. Sutrisno menyayangkan tindakan senior-seniornya yang selalu menyudutkan Prabowo, sementara junior-juniornya melakukan hal sebaliknya.

"Pihak sebelah dan Wiranto panik karena melihat elektabilitas Prabowo-Hatta yang terus merangkak naik. Junior Prabowo banyak yang mendukung, tapi seniornya malah menjegal," ujar dia.

Ia menegaskan, apa yang dilakukan Wiranto dan beberapa seniornya tidak berpengaruh terhadap elektabilitas Prabowo jelang pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.

"Silakan difitnah, kami tahu seperti apa Pak Prabowo. Insyaallah rakyat juga bisa menilai," pungkas dia.
(kri)
Berita Terkait
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Ketua Bawaslu Sebut...
Ketua Bawaslu Sebut Black Campaign Sudah Dimulai di Media Sosial
Kurang Sepekan Coblosan,...
Kurang Sepekan Coblosan, Kampanye Hitam Bertebaran Benturkan 2 Paslon di Konawe Selatan
Mengantisipasi Kampanye...
Mengantisipasi Kampanye Media Sosial Menjelang Pemilu 2024
Jelang Pemungutan Suara,...
Jelang Pemungutan Suara, Pramono Ingatkan Jangan Main-main Kampanye Hitam
Respons Kampanye Negatif,...
Respons Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tetap Bertindak Santun
Berita Terkini
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved