Selebaran Gelap Bertebaran di Solo

Senin, 16 Juni 2014 - 21:38 WIB
Selebaran Gelap Bertebaran...
Selebaran Gelap Bertebaran di Solo
A A A
SOLO - Jelang pemilihan Presiden (Pilpres) 9 April mendatang, selebaran gelap yang menyudutkan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo bertebaran di Kota Solo.

Selebaran gelap tersebut disebar di sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kota Solo seperti di ATM BNI unit klero Surakarta, ATM BRI unit Pasar Legi, ATM Gallery RM Said, ATM Mandiri Jalan Sudirman Kantor Pos Solo, ATM Bank Mumalat Kapten Mulyadi Solo, ATM BRI Unit Pasar Kliwon 7, ATM BRI Taspen Jalan Veteran Solo, ATM pom bensin Jalan Bhayangkara, ATM Pom Bensin Dr Rajiman solo.

Selebaran gelap yang berhasil ditemukan hanya terdapat di ATM BRI yang ada di Kantor Taspen, Jalan Veteran Solo,Jawa Tengah. Sedangkan di ATM lainnya sudah tidak ada lagi selebaran tersebut.

Di pojok ruangan ATM BRI yang ada di Kantor Taspen, terdapat delapan lembar selebaran gelap. Dalam selebaran tersebut berisi dua kutipan berita tentang Jokowi.

Pada berita pertama berisikan hasil wawancara dengan Joko Widodo usai konfrensi pers setelah pemaparan platform ekonomi Jokowi - JK yang dimuat salah satu media online nasional.

Petugas keamanan Kantor Taspen, salah satu lokasi ditemukannya selebaran gelap mengaku tidak mengetahui siapa yang menaruh selebaran gelap tersebut pada ATM BRI.

Meskipun berada di halaman Kantor Taspen, namun letak ATM BRI posisinya berada dib elakang kantor security, membuat dirinya tidak bisa memantaunya. "Terus terang saya tidak tahu sama sekali siapa yang menaruh selebaran tersebut di ATM. Soalnya letak ATM sendiri berada di belakang kantor Security,jadi sulit untuk memantau," tutur Wahyudi Solo,Jawa Tengah,Senin (16/6/2014).

Menanggapi hal ini, anggota tim sukses pemenangan pasangan Jokowi - Jusuf Kalla PDIP Jawa Tengah Paryono mengaku belum mengetahuinya langsung.

Menurut Paryono, serangan yang ditujukan kepada Jokowi-JK, baik melalui selebaran gelap atau media sosial tidak hanya sekali saja dilakukan. Meski begitu, pihaknya berkeyakinan selebaran gelap yang kembali ditujukan kepada Joko Widodo akan sia-sia.
(dam)
Berita Terkait
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Ketua Bawaslu Sebut...
Ketua Bawaslu Sebut Black Campaign Sudah Dimulai di Media Sosial
Kurang Sepekan Coblosan,...
Kurang Sepekan Coblosan, Kampanye Hitam Bertebaran Benturkan 2 Paslon di Konawe Selatan
Mengantisipasi Kampanye...
Mengantisipasi Kampanye Media Sosial Menjelang Pemilu 2024
Jelang Pemungutan Suara,...
Jelang Pemungutan Suara, Pramono Ingatkan Jangan Main-main Kampanye Hitam
Respons Kampanye Negatif,...
Respons Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tetap Bertindak Santun
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved