Capres dan Cawapres Diminta Fokus Program Kesehatan

Jum'at, 13 Juni 2014 - 22:38 WIB
Capres dan Cawapres...
Capres dan Cawapres Diminta Fokus Program Kesehatan
A A A
JAKARTA - Visi misi kedua capres dan cawapres yang bakal bertarung dalam Pilpres 2014 dinilai masih minim menyinggung masalah kesehatan. Padahal masalah kesehatan merupakan salah satu pilar penting bagi kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah industrial kesehatan dan rumah sakit juga sempat menyampaikan agar anggaran APBN harus pro kesehatan rakyat apalagi until menghadapi ASEAN Economic Community dimana tantangan isu kesehatan dan mobilitas manusia.

"Kalau dari dokumen yang mereka kirim ke KPU sih, dua-duanya sangat minimum. Tidak ada yang jelas mau ngapain," ujar Hasbullah Thabrany, Guru Besar FKUI dan Ketua Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan FKMUI, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (14/6/2014).

Menurutnya, selain minim, juga tidak ada inovasi baru yang disampaikan. Soal kesehatan, yang diperlukan paling utama adalah menambah belanja kesehatan.

"Itu yang menjadi penyakit kronisnya itu saja, tapi tidak ada satupun pasangan yang bilang akan menambahi. Misalnya, Jokowi-JK bilang Indonesia sehat, belum jelas itu maunya apa," tandasnya.

Sementara pasangan Prabowo-Hatta, memang lebih banyak menyinggung soal kesehatan dibanding pasangan Jokowi-JK, tetapi tidak ada hal baru. "Probowo menyatakan mau menjamin orang miskin melalui BPJS. Nah, itu sudah jalan sekarang," ungkapnya.

Ia berpendapat, belanja kesehatan Indonesia yang dari 40 tahun lalu cuma kurang dari tiga persen produk domestik bruto itu yang membikin negeri ini tertinggal dibanding negara lainnya. "Makanya kualitas pelayanan jelek karena biayanya kecil-kecil sekali," tegasnya.

Di sisi lain, kualitas pelayanan kesehatan juga harus ditingkatkan, tapi untuk meningkatkan kualitas pelayanan memerlukan biaya yang lebih besar. "Sekarang ini kualitas rumah sakit kita jelek sekali, terbukti kalau pejabat sakit berobatnya ke luar negeri, mati di luar negeri," ungkapnya.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved