Secara De Fakto, Demokrat Dukung Prabowo Hatta
Kamis, 12 Juni 2014 - 05:47 WIB
Secara De Fakto, Demokrat Dukung Prabowo Hatta
A
A
A
JAKARTA - Tim pemenangan nasional Prabowo-Hatta yakin, secara de facto, 100 persen kader Partai Demokrat mendukung Koalisi Merah Putih pimpinan Prabowo dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.
Menurut politikus Partai Gerindra Fadli Zon, memang secara de jure Partai Demokrat tidak masuk dalam Koalisi Merah Putih, karena tidak ikut mengusung pasangan capres-cawapres nomor urut satu tersebut di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Ya mungkin di sana, saya kira sudah ya. Secara de facto kan sudah mendukung koalisi merah putih. Tapi memang secara de jure enggak, karena engggak ikut mengusung pasangan capres ini di KPU," ujar Fadli di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (11/6/2014).
Fadli menuturkan, sejak pemaparan visi misi Prabowo-Hatta di depan kader Partai Demokrat, partai yang dipimpin SBY tersebut menjadi semakin mesra. Pada Pilpres 2014 ini, Fadli mengatakan, pihaknya ingin mendapat dukungan dari mana saja.
"Dan saya kira. Parta Demokrat biar bagaimanapun adalah pemenang pemilu keempat, dengan suara diatas 10 persen," uajrnya.
Dengan didukung tuju partai, Fadli mengatakan, tidak masalah jika Koalisi Merah Putih dinilai sebagai koalisi gemuk. Justru, sejak awal pihaknya merasa senang mendapatkan banyak dukungan dari banyak pihak.
"Ya gak ada masalah. Masalahnya dimana? Justru kita senang seperti sejak 9 April saya katakan, kita ingin koalisi tenda besar. Ya kita cukup besar. Disana kan juga cukup besar. Ada lima partai disana. Kalau satu partai itu ramping. Kalau lima partai bukan ramping namanya. Sama saja," pungkas Fadli.
Sebelumnya, lambang Partai Demokrat terpampang pada barisan partai-partai pendukung Koalisi Merah Putih di kampanye Prabowo di Medan, Sumatera Utara, Rabu 11 Juni 2014. Dalam orasinya, capres nomor urut satu tersebut sempat mengucapkan terimakasih kepada partai-partai pendukung yang salah satunya adalah Partai Demokrat.
Menurut politikus Partai Gerindra Fadli Zon, memang secara de jure Partai Demokrat tidak masuk dalam Koalisi Merah Putih, karena tidak ikut mengusung pasangan capres-cawapres nomor urut satu tersebut di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Ya mungkin di sana, saya kira sudah ya. Secara de facto kan sudah mendukung koalisi merah putih. Tapi memang secara de jure enggak, karena engggak ikut mengusung pasangan capres ini di KPU," ujar Fadli di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (11/6/2014).
Fadli menuturkan, sejak pemaparan visi misi Prabowo-Hatta di depan kader Partai Demokrat, partai yang dipimpin SBY tersebut menjadi semakin mesra. Pada Pilpres 2014 ini, Fadli mengatakan, pihaknya ingin mendapat dukungan dari mana saja.
"Dan saya kira. Parta Demokrat biar bagaimanapun adalah pemenang pemilu keempat, dengan suara diatas 10 persen," uajrnya.
Dengan didukung tuju partai, Fadli mengatakan, tidak masalah jika Koalisi Merah Putih dinilai sebagai koalisi gemuk. Justru, sejak awal pihaknya merasa senang mendapatkan banyak dukungan dari banyak pihak.
"Ya gak ada masalah. Masalahnya dimana? Justru kita senang seperti sejak 9 April saya katakan, kita ingin koalisi tenda besar. Ya kita cukup besar. Disana kan juga cukup besar. Ada lima partai disana. Kalau satu partai itu ramping. Kalau lima partai bukan ramping namanya. Sama saja," pungkas Fadli.
Sebelumnya, lambang Partai Demokrat terpampang pada barisan partai-partai pendukung Koalisi Merah Putih di kampanye Prabowo di Medan, Sumatera Utara, Rabu 11 Juni 2014. Dalam orasinya, capres nomor urut satu tersebut sempat mengucapkan terimakasih kepada partai-partai pendukung yang salah satunya adalah Partai Demokrat.
(mhd)