Terus Disudutkan, Prabowo Raih Simpati Rakyat

Rabu, 11 Juni 2014 - 16:53 WIB
Terus Disudutkan, Prabowo...
Terus Disudutkan, Prabowo Raih Simpati Rakyat
A A A
Tim Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengaku pihaknya tidak merasa terbebani dengan pertanyaan bernuansa HAM yang diajukan pihak Jokowi-JK saat debat kandidat capres-cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin 9 Juni 2014 malam.

Wakil Ketua Bidang Penggalangan dan Kampanye Koalisi Merah Putih Idrus Marham mengatakan, pihaknya mendorong agar debat itu berisi penyampaian gagasan dan program untuk membangun bangsa ke depan.

"Bagi Pak Prabowo tidak ada beban apa-apa. Tidak ada beban politik, tidak ada beban psikologis, apalagi beban hukum," ujar Idrus di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (11/6/2104).

Idrus menilai, dengan diajukannya pertanyaan terkait upaya penegakan HAM oleh kandidat capres nomor ururt dua, berarti Prabowo memiliki kesempatan untuk menjelaskan isu miring terkait dirinya, yang selama ini beredar di masyarakat.

"Pada malam hari itu Pak Prabowo sudah beri penjelasan yang tegas bahwa apa yang dituduhkan pada beliau, selama ini sudah selesai. Semua sudah diproses. Berarti ini sudah tidak ada masalah semua," ujar Idrus.

Idrus menambahkan, dengan beredarnya surat keputusan DKP terkait pemberhentian Prabowo dari dinas kemiliteran, lalu hembusan isu pelanggaran HAM yang disebut-sebut Prabowo sebagai pelakunya.

Bersamaan dengan itu muncul pertanyaan JK kepada Prabowo tentang penegakan HAM pada debat kandidat, tentu masyarakat dapat menilai siapa yang sebenarnya telah menyebarkan isu miring tersebut. "Hal ini membacanya tidak begitu susah," ujarnya.

Saat dikonfirmasi apakah isu tersebut disebar oleh kubu lawan, Idrus enggan berkomentar. Ia mengatakan, isu miring yang dihembuskan kepada pihaknya justru dapat memunculkan simpati masyarakat kepada Prabowo.

"Saya tidak tahu. Kita justru menganggap itu sebagai peluang bagi Prabowo untuk menjelaskan bahwa yang dituduhkan selama ini, tidak benar. Beliau punya komitmen yang tegas. Biarkan rakyat yang memberikan penilaian. Justru itu akan menimbulkan simpati dari rakyat Indonesia," pungkas Idrus.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Infografis
Daftar 7 Wakapolda Baru...
Daftar 7 Wakapolda Baru Pilihan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved