Aktivis Muda NU Kecam Amien Rais

Sabtu, 31 Mei 2014 - 08:25 WIB
Aktivis Muda NU Kecam...
Aktivis Muda NU Kecam Amien Rais
A A A
JAKARTA - Aktivis muda Nahdhatul Ulama (NU) Syafiq Ali menyesalkan pernyataan Ketua MPP Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang membawa-bawa Perang Badar dalam kaitan kompetisi pilpres.

“Itu statement yang merusak rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Pilpres bukan medan pertarungan untuk meniadakan lawan, tapi untuk mencari pemimpin terbaik untuk masa depan,” kata Syafiq Ali, di Jakarta, Jumat 30 Mei kemarin.

Statemen itu juga, menurut Syafiq, pernyataan Amien mengesankan sentimen SARA/keagamaan. Karena terkesan yang tidak cocok dengan calon yang didukung Amien Rais (Prabowo-Hatta) adalah musuh umat Islam.

“Padahal Jokowi dikenal muslim tradisional dan JK ketua dewan masjid dan mustasyar NU,” ujar Aktivis Mahasiswa 1998 ini.

Padahal jika memakai parameter nilai-nilai Islam, justru Prabowo yang layak dikritisi, karena terlibat dan bertanggung jawab atas penculikan, penyiksaan dan dicurigai juga penghilangan orang, yang dalam perspektif Islam hukumannya berat.

“Hatta yang didukung Amien Rais juga figur yang tak menghormati hukum, dengan mengintervensi kasus kecelakaan anaknya yang memakan korban,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua MPP PAN Amien Rais yang merupakan pendukung pasangan Prabowo-Hatta mengatakan, partainya belum memikirkan posisi menteri dalam koalisi yang mengusung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Dia mengatakan, PAN akan menggunakan mental Perang Badar dalam menghadapi pemilu presiden ini.

Amien mengatakan, prajurit dalam Perang Uhud telah kemasukan kepentingan pribadi yang berorientasi dunia. Dalam Perang Uhud, kata dia, prajurit berperang bukan untuk kebenaran dan keadilan, melainkan demi harta rampasan perang.

“Jadi, kalau mulai maju Perang Uhud, insya Allah kalah. Kalau Perang Badar, ini siapa, menterinya siapa, itu nanti, insya Allah kita kali ini dimenangkan,” ungkap Amien di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, Selasa 27 Mei lalu.
(hyk)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved