SBY Sentil Obral Janji Capres

Jum'at, 30 Mei 2014 - 17:18 WIB
SBY Sentil Obral Janji...
SBY Sentil Obral Janji Capres
A A A
CIPANAS - Berbagai janji yang diobral oleh para calon presiden alias peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendapat perhatian dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Saat membuka rapat kabinet terbatas (Ratas) sesi pertama di Istana Kepresidenan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Presiden SBY menyinggungnya.

Agenda ratas sesi pertama yang digelar pukul 10.00 WIB itu, membahas tentang rancangan Peraturan Pemerintah sebagai pelaksanaan dari Undang-undang Nomor 16 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) dan revisi Undang-undang Otonomi Khusus Nomor 21 Tahun 2001 tentang Papua (Otsus Papua).

SBY berharap Peraturan Pemerintah atau substansinya bisa ditetapkan pada akhir bulan ini. SBY mengaku sudah berpesan kepada Mendagri Gamawan Fauzi agar Peraturan Pemerintah itu tepat dan menjadi implementasi dari Undang-Undang yang ada.

Peraturan yang menjadi turunan dari Undang-undang Desa itu, diharapkan bisa segaris dan sejiwa dengan pemikiran mengapa UU Desa itu dihadirkan. Karena SBY tak ingin undang-undang yang telah dibuat justru menjadi bom waktu di masa mendatang.

"Memang kalau musim pemilu, atau musim kampanye itu, banyak sekali janji. Tetapi saya Alhamdulillah dengan bantuan saudara memimpin negeri ini, saya tahu mana yang bisa dilakukan oleh pemerintah. Mana yang bisa dilakukan, dan mana yang tidak bisa dilakukan," kata SBY saat membuka ratas di Istana Kepresidenan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (30/5/2014).

Menurut dia, obral janji itu menarik. Namun janji bisa jadi masalah, bahkan petaka bagi jalannya republik dan bangsa ke depan. "Dalam konteks itulah, dalam tanggung jawab moral dan politik. Mari kita pastikan Peraturan Pemerintah Desa ini pas, bisa membawa manfaat tentang desa dan pemerintah secara umum," ungkapnya.

Pada ratas sesi pertama pada pukul 10.00 WIB, hadir beberapa jajaran Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Di antaranya adalah, Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro, Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi,

Kemudian, Jaksa Agung Basrief Arief, Menteri koordinator bidang Perekonomian Chairul Tanjung, Kapolri Jenderal Sutarman, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, dan Kepala Bappenas Armida Alisjahbana.
(hyk)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Infografis
Muhammadiyah Terima...
Muhammadiyah Terima Jatah Tambang, Janji Kembalikan IUP Jika...
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved