Kemenag Akui Oknum Negara Kerap Minta Jatah Haji

Rabu, 28 Mei 2014 - 05:03 WIB
Kemenag Akui Oknum Negara...
Kemenag Akui Oknum Negara Kerap Minta Jatah Haji
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mengakui adanya permintaan jatah kursi haji dari kalangan kementerian, pejabat, penegak hukum, kalangan DPR dan organisasi masyarakat. Berbagai macam modus dilakukan untuk mendapatkan naik haji gratis.

“Iya benar, oknum tersebut ada dari instansi pemerintah, lembaga negara dan lembaga tinggi negara tertentu,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Agama (Irjen Kemenag) M Jasin saat dihubungi SINDO, Selasa (27/5/2014).

Dia menjelaskan, berbagai macam modus yang dilakukan para oknum bermacam-macam seperti, para lembaga negara tersebut berdalih untuk memberikan hadiah kepada beberapa PNS yang telah berprestasi di instansi pemerintahan atau lembaga tinggi negara.

Selain itu, permintaan oknum pejabat dan keluarganya dengan mengatasnamakan pribadi atau istri pejabat. Ada juga permintaan oknum dari berbagai ormas dan lainnya.

Untuk itu, dirinya berharap agar semua pihak dapat berkomitmen terhadap pelaksanaan ibadah haji. Karenanya kuota haji harus diutamakan untuk rakyat yang mendaftar berdasarkan nomor urut dalam Sistem Komputerisasi Haji terpadu (Siskohat).

“Semua pihak harus ikhlas dan legowo untuk tidak lagi meminta dan mengajukan permintaan kuota haji. Jangan sampai kita merugikan mereka masyarakat lagi,” ujarnya.

Selanjutnya, imbauan tersebut akan diberikan melalui surat edaran yang akan segera terbitkan. Untuk menguatkan, Irjen berharap KPK dapat ikut membantu menyebarkan surat edaran tersebut kepada instansi dan lembaga pemerintahan.

“Agar lebih efektif jika bersama KPK dan tidak ada lagi yang mengajukan kuota,” tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
Hukum Haji dengan Harta...
Hukum Haji dengan Harta Hasil Korupsi
KPK Gandeng PPATK Telusuri...
KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Korupsi Kuota Haji
Perkumpulan Ustadz di...
Perkumpulan Ustadz di Jember Minta Firli Kawal Ketat Pengelolaan Dana Haji
Ketua KPK Ungkap Potensi...
Ketua KPK Ungkap Potensi Korupsi Pengelolaan Dana Haji Rp160 Miliar
Daftar 10 Negara dengan...
Daftar 10 Negara dengan Biaya Haji Tertinggi di Dunia
Dana Haji Terus Bertumbuh,...
Dana Haji Terus Bertumbuh, BPKH Perluas Investasi dalam Ekosistem Haji Global
Berita Terkini
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved