Pragmatisme jadi pertimbangan PPP pilih PDIP

Selasa, 13 Mei 2014 - 09:09 WIB
Pragmatisme jadi pertimbangan...
Pragmatisme jadi pertimbangan PPP pilih PDIP
A A A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hingga kini belum menentukan sikap terkait dukungannya dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 nanti. Dukungan PPP masih terpecah ke Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat Politik dari Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan, tarikan politik di internal PPP semakin kuat mengarah ke dua blok tersebut. Ia menilai, sikap pragmatisme akan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pilihan ketimbang ideologis.

"Di tengah tarikan kepentingan politik di internal PPP tersebut, saya melihat PPP lebih cenderung mengambil langkah realistis pragmatis yang menguntungkan," ujarnya saat dihubungi Sindonews, Senin (12/5/2014).

Bila pertimbangannya itu, lanjutnya, maka PPP bisa jadi akan berkoalisi dengan PDIP. Pasalnya, PDIP adalah pemenang pemilu dan memiliki calon presiden (capres) yang memiliki elektabilitas paling tinggi dibanding capres lain.

"Sehingga, probabilitas untuk memenangkan pilpres lebih besar dibanding blok koalisi yang lain," jelasnya.

Menurutnya, ada sejumlah indikator lain yang bisa dilihat, antara lain adalah pertemuan mantan Ketua Umum PPP Hamzah Haz dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Selain itu, intensitas pertemuan petinggi PPP dengan petinggi PDIP juga menjadi sinyal arah koalisi PPP dengan PDIP.

Selain itu, tambah Karyono, ada faktor Jusuf Kalla (JK) yang namanya masuk dalam bursa kandidat capres-cawapres di PPP. Posisi JK dalam bursa kandidat di PPP dinilainya akan memperkuat dorongan koalisi PPP dengan PDIP.

"Namun demikian, hal itu akan tergantung deal politik kedua pimpinan partai tersebut. Oleh karenanya, kita tunggu saja hasil keputusan Rapimnas PPP," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Parpol Koalisi Pendukung...
Parpol Koalisi Pendukung Ganjar Pranowo Gelar Konsolidasi
Bertemu dengan Presiden...
Bertemu dengan Presiden PKS, Ketum Perindo: Starting Point ke Depan Bisa Berkolaborasi
Majukan Bangsa, Partai...
Majukan Bangsa, Partai Perindo dan PKS Jajaki Peluang Koalisi
Koalisi Indonesia Bersatu...
Koalisi Indonesia Bersatu Terbuka untuk Parpol Nonparlemen
Pengamat: Koalisi Parpol...
Pengamat: Koalisi Parpol Non-Parlemen Patut Diperhitungkan
Ajak Parpol Nonparlemen...
Ajak Parpol Nonparlemen Gabung KIB, Golkar: Agar Kita Memenangkan Pertarungan Politik
Berita Terkini
KPK Kantongi Informasi...
KPK Kantongi Informasi Wamen Imipas Silmy Karim Berada di Jakarta
Prabowo Ingatkan Integritas...
Prabowo Ingatkan Integritas dan Akuntabilitas Jalankan MBG
Kejagung Usut Korupsi...
Kejagung Usut Korupsi Tata Kelola MBG, Pengamat: Bukti Nyata Nyali Pemberantasan Korupsi Tanpa Pandang Bulu
Kejagung Bakal Koordinasi...
Kejagung Bakal Koordinasi BGN soal Nasib SPPG Terafiliasi Dadan Hindayana Cs
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dadan Hindayana Punya Harta Kekayaan Rp9 Miliar
Dugaan Korupsi MBG,...
Dugaan Korupsi MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Dapat Setoran Miliaran Rupiah per Hari
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved