Hadapi gugatan, KPU diminta tuntaskan unggah formulir rekapitulasi

Senin, 12 Mei 2014 - 03:46 WIB
Hadapi gugatan, KPU...
Hadapi gugatan, KPU diminta tuntaskan unggah formulir rekapitulasi
A A A
Sindonews.com - Dari proses dan hasil rekapitulasi nasional yang berlangsung dan telah ditetapkan, cukup potensial akan adanya gugatan hasil rekapitulasi suara dari partai politik (parpol) dan calon legislator (caleg) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Oleh karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus menuntaskan pengunggahan formulir rekapitulasi di website resmi KPU.

"Dalam menjamin akurasi data hasil pemilu dari tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan menjamin kemurnian suara pemilih secara berjenjang, maka KPU perlu mempercepat proses unggah hasil rekapitulasi di setiap jenjang di laman resminya yang sudah direncanakan sejak awal," kata Deputi Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz kepada wartawan di Jakarta, Minggu 11 Mei 2014 malam.

Hafidz mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan JPPR menunjukkan, hingga Minggu, 11 Mei 2014 pukul 12.30 WIB, proses unggah hasil rekapitulasi di laman resmi KPU adalah sebagai berikut, C1 sebagai rekapitulasi hasil penghitungan di TPS masih terunggah 73,44 persen (400.827 dari 545.803 TPS), hasil rekapitulasi kecamatan masih terunggah 34,97 persen (9.775 dari 27.955 form).

"Dan hasil rekapitulasi di kabupaten/kota masih terunggah 76.74 persen (2.772 dari 3.612 form)," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, KPU perlu segera menyelesaikan dengan cepat karena dokumen formulir tersebut dapat menjadi sumber informasi utama bagi siapapun untuk menjadi dokumen resmi. Dibandingkan dokumen-dokumen lainnya yang beredar ketika terjadi perbedaan angka hasil perolehan suara saat persidangan MK nantinya.

"Apabila seluruh dokumen terunggah, maka akan menjamin keterbukaan informasi publik, lebih-lebih menjamin adanya kemurnian suara pemilih dan akurasi proses rekapitulasi secara berjenjang," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved