Angka partisipasi pemilih Pemilu 2014 diragukan

Sabtu, 10 Mei 2014 - 20:22 WIB
Angka partisipasi pemilih...
Angka partisipasi pemilih Pemilu 2014 diragukan
A A A
Sindonews.com - Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma) meragukan partisipasi pemilih meningkat mencapai 75 persen dengan angka golongan putih (golput) sebesar 24,89 persen dari data yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat menetapkan hasil pemilu legislatif 2014.

"Saya kira berlebihan, bahkan terkesan manipulatif jika KPU mengklaim telah berhasil meningkatkan partisipasi pemilih pemilu dalam jumlah itu," kata Direktur Sigma Said Salahuddin kepada Sindonews, di Jakarta, Sabtu (10/5/2014).

Menurut Said, cara untuk mengidentifikasi jumlah partisipasi pemilih dalam pileg kemarin dihitung berdasarkan jumlah pemilih yang benar-benar menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS).

"Mereka yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih tambahan (DPTb), daftar pemilih khusus (DPK), daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb) dikurangi dengan jumlah surat suara yang tidak sah," ungkapnya.

Untuk mendapatkan hasil valid jumlah partisipasi pemilih, kata dia, seharusnya KPU juga mendeteksi jumlah surat suara yang rusak atau pun tidak terpakai. Melalui bukti surat suara itu, jumlah pemilih bisa di identifikasi.

Bagi Said, surat suara yang rusak seperti disobek pemilih, tercoret atau mencoblos calon yang tidak semestinya tidak bisa dianggap sebagai suara sah dan menjadi landasan jumlah partisipasi pemilih.

Menurut dia, data partisipasi itu cenderung manipulatif. "Yang demikian itu seharusnya dimasukan dalam kategori golput. Saya menyebut kelompok ini dengan istilah golput partisipatif," ujarnya.

Said menjelaskan, tipologi golput semacam itu tidak bisa disebut golput pada umumnya. Keberadaan mereka datang ke TPS bukan untuk memberikan suara, melainkan datang ke TPS untuk tujuan merusak surat suaranya agar dinyatakan tidak sah.

Seperti diketahui, KPU menutup rapat pleno penetapan hasil pemilu legislatif 2014 dengan suara sah pemilih 124.924.491 suara. Berdasarkan jumlah itu, partisipasi pemilih diperkirakan mencapai sekira 75,11 persen.
(dam)
Berita Terkait
Demi Partisipasi Pemilih...
Demi Partisipasi Pemilih di Pilkada, KPPS Perlu Pakai Hazmat?
Bertemu Relawan di Tangerang,...
Bertemu Relawan di Tangerang, Kaesang Bicara soal Swing Voters
Partispasi Pemilih di...
Partispasi Pemilih di Pilkada 2024 di Bawah 70%, KPU Bakal Lakukan Evaluasi
Milenial Riau Solid...
Milenial Riau Solid Dukung Ganjar, Ingin Indonesia Tangguh
Takut Terpapar COVID-19,...
Takut Terpapar COVID-19, TPS di Mandailing Natal Sepi Pemilih
Tingkatkan Partisipasi...
Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemilu 2024, Pemerintah Dinilai Perlu Siapkan i-Voting
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved