Jika gagal dengan Gerindra, PKS belum tentu ke PDIP
Sabtu, 10 Mei 2014 - 14:26 WIB
Jika gagal dengan Gerindra, PKS belum tentu ke PDIP
A
A
A
Sindonews.com - Meski Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kian lengket dengan Partai Gerindra, namun hongga kini belum ada deklarasi koalisi dari dua partai tersebut.
"Untuk koalisi masih dalam penjajakan, belum ada keputusan. Ke Prabowo kita akan lihat dua sampai tiga hari ke depan," kata Ketua DPP PKS Anshori Siregar di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2014).
Menurut dia, baik Gerindra maupun PKS sama-sama ingin menyatukan komitmen kekuatan besar untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 sehingga peluang menang mereka semakin terbuka.
"Mesin partai yang kuat. Itu sudah dibuktikan dua kali, Pilpres 2004 dan 2009. Bukannya kami mau cawapres atau capres, tapi mau kemenangan dalam mendukung," katanya.
Apabila pada akhirnya tidak menemukan kesepakatan dengan Gerindra, kata dia, PKS belum berpikir untuk berkoalisi dengan partai lain.
Lalu bagaimana dengan PDIP? "Kami belum lihat PDIP ada peluang menang. Dulu saja 1999 waktu dapat 36,5 persen, gagal juga mereka jadi presiden," pungkasnya.
"Untuk koalisi masih dalam penjajakan, belum ada keputusan. Ke Prabowo kita akan lihat dua sampai tiga hari ke depan," kata Ketua DPP PKS Anshori Siregar di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2014).
Menurut dia, baik Gerindra maupun PKS sama-sama ingin menyatukan komitmen kekuatan besar untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 sehingga peluang menang mereka semakin terbuka.
"Mesin partai yang kuat. Itu sudah dibuktikan dua kali, Pilpres 2004 dan 2009. Bukannya kami mau cawapres atau capres, tapi mau kemenangan dalam mendukung," katanya.
Apabila pada akhirnya tidak menemukan kesepakatan dengan Gerindra, kata dia, PKS belum berpikir untuk berkoalisi dengan partai lain.
Lalu bagaimana dengan PDIP? "Kami belum lihat PDIP ada peluang menang. Dulu saja 1999 waktu dapat 36,5 persen, gagal juga mereka jadi presiden," pungkasnya.
(dam)