Kiai jangan mudah terpesona capres

Rabu, 07 Mei 2014 - 10:09 WIB
Kiai jangan mudah terpesona...
Kiai jangan mudah terpesona capres
A A A
Sindonews.com — Para kiai diingatkan untuk tidak mudah terpesona dengan calon presiden (capres) yang tiba tiba datang untuk meminta restu dan dukungan.

"Kiai jangan mudah terpesona dengan pencitraan capres yang mengunjunginya. Kunjungan capres itu bukan silaturahmi biasa, tetapi silaturahmi politik karena terkait dengan pemilihan presiden”, ungkap Pengamat Media dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Iswandi Syahputra melalui siaran persnya, Rabu 7 Mei 2014.

Menurut dia, posisi kiai menjadi sangat penting dalam politik menjelang pemilihan presiden. Tidak dipungkiri, kiai mempunyai kharisma dan pendukung.

“Secara semiotis, kiai itu pertemuan antara simbol religius dan budaya. Posisi sosial itulah membuat kiai menjadi sangat strategis secara politik. Terutama kiai sepuh dan berpengaruh, pasti memiliki pengikut yang banyak. Pengikut kiai ini yang sebenarnya menjadi target komunikasi capres itu,” tutur Iswandi.

Dia menilai, kunjungan capres kepada kiai bukan sebuah silaturahmi biasa, seperti pertemuan dua orang sahabat. Tapi merupakan sebuah peristiwa politik yang di dalamnya terdapat kepentingan pencitraan capres.

Iswandi berharap saat dikunjungi capres, kiai tidak begitu saja terpesona. Tapi dari kunjungan capres, kiai dapat memanfaatkan kemampuan capres itu dengan menguji visi dan misinya.

“Dalam sejarah Indonesia, Kiai juga terlibat dalam politik kemerdekaan. Kiai bisa bertanya visi dan misi capres yang mengunjunginya. Kalau capres tidak bisa memaparkan atau bahkan tidak punya visi dan misi sebagai capres, datang ke pesantren cuma ingin mencium tangan kiai, capres begini sebaiknya jadi santri saja”, tutupnya.

Sebagaimana dikabarkan pada 4 Mei lalu, bakal calon presiden dari PDIP Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Anwar di Sarang, Rembang, Jawa Tengah, dan bertemu dengan pengasuhnya KH Maimun Zubair.

Sebelumnya, kiai sepuh itu juga menerima kedatangan bakal calon presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto yang didampingi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali. PBNU belakangan juga ramai didatangi sejumlah bakal capres, mulai dari Prabowo Subianto, Jokowi, Mahfud MD, Pramono Edhie Wibowo, hingga Rhoma Irama.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
Pakar Ingatkan Omongan...
Pakar Ingatkan Omongan Jokowi, Kebijakan Jangan Dikriminalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved