Prabowo dapat dukungan dari perempuan Gerindra
Selasa, 06 Mei 2014 - 21:13 WIB
Prabowo dapat dukungan dari perempuan Gerindra
A
A
A
Sindonews.com - Pemilihan presiden (pilpres) tinggal 65 hari lagi, banyak dukungan capres tertentu. Aliansi perempuan nasional yang beranggotakan caleg-caleg perempuan Gerindra dari beberapa provinsi mendeklarasikan Aliansi Perempuan Nasional Indonesia Raya Pendukung Prabowo untuk Presiden 2014.
"Aliansi ini adalah sebagai bentuk konsolidasi kader perempuan Gerindra dalam mendukung Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Presiden 2014," kata Koordinasi Nasional Aliansi Perempuan Nasional Indonesia Raya Rinjani Sudjono dalam rilis yang diterima wartawan, Selasa (6/5/2014).
Dia juga mengatakan, dia akan mendukung mantan Danjen Kopassus, tanpa memperdulikan wapres dan partainya. "Bagi Aliansi Perempuan Nasional Indonesia Raya siapapun wapresnya, apapun partainya, presidennya tetap Prabowo," katanya.
Sekretaris Nasional Aliansi Perempuan Nasional Indonesia Raya Bernadet Suzy mengatakan, pihaknya bekerja sesuai desentralisasi guna mendukung Prabowo.
"Sistim kerja Aliansi Perempuan Nasional Indonesia Raya ini adalah desentralisasi dimana para mantan caleg perempuan atau laki-laki dapat membuat konsolidasi berdasarkan kondisi sosio antropologi disetiap dapilnya," katanya.
"Aliansi ini adalah sebagai bentuk konsolidasi kader perempuan Gerindra dalam mendukung Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Presiden 2014," kata Koordinasi Nasional Aliansi Perempuan Nasional Indonesia Raya Rinjani Sudjono dalam rilis yang diterima wartawan, Selasa (6/5/2014).
Dia juga mengatakan, dia akan mendukung mantan Danjen Kopassus, tanpa memperdulikan wapres dan partainya. "Bagi Aliansi Perempuan Nasional Indonesia Raya siapapun wapresnya, apapun partainya, presidennya tetap Prabowo," katanya.
Sekretaris Nasional Aliansi Perempuan Nasional Indonesia Raya Bernadet Suzy mengatakan, pihaknya bekerja sesuai desentralisasi guna mendukung Prabowo.
"Sistim kerja Aliansi Perempuan Nasional Indonesia Raya ini adalah desentralisasi dimana para mantan caleg perempuan atau laki-laki dapat membuat konsolidasi berdasarkan kondisi sosio antropologi disetiap dapilnya," katanya.
(mhd)