Diskriminasi disabilitas diharapkan tak terulang di pilpres

Selasa, 06 Mei 2014 - 15:06 WIB
Diskriminasi disabilitas...
Diskriminasi disabilitas diharapkan tak terulang di pilpres
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diingatkan untuk tidak lagi mendiskriminasi kaum penyandang disabilitas pada pemilu presiden (pilpres) mendatang.

Sekjen Pusat Pemilihan Umum Akses Penyandang Cacat (PPUA Penca) Made Adi Gunawan mengatakan, pada pemilu legislatif (pileg) lalu masih ditemukan banyak tempat pemungutan suara (TPS) yang menyulitkan kaum difabel terutama pengguna kursi roda dan lansia.

"Masih ada TPS yang sulit diakses misalnya letak kotak suara terlalu tinggi. Saya kira perlu penyesuaian agar TPS di pilpres nanti bisa lebih mudah diakses," ujar Made dalam diskusi di Gedung KPU Jakarta, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (6/5/2014)

Dia juga mengkritik rendahnya pemahaman petugas KPPS terkait perlakuan untuk pemilih tuna netra. Menurutnya, pemilih tuna netra tidak ditanya oleh KPPS apakah mau menggunakan alat bantu atau tidak. "

"Apakah mau pakai pendamping atau tidak. Juga tidak diminta kepada pendamping agar bertanda tangan pada form C3 untuk menjamin kerahasiaan pilihan tuna netra itu," ujarnya.

Made menambahkan, ada juga pemilih tuna netra yang akhirnya hanya memilih calon DPD karena untuk tiga surat suara lainnya tidak ada template atau alat bantu memilih yang disediakan penyelenggara.

"Kami harap di pilpres nanti penyandang disabilitas bisa lebih dimudahkan dalam menggunakan hak pilihnya," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Partisipasi Pemilih...
Partisipasi Pemilih Pilkada Jakarta di Bawah Pilpres 2024
Pemilu 2024, KPU Sebut...
Pemilu 2024, KPU Sebut Partisipasi Pemilih Capai 81 Persen
Demi Partisipasi Pemilih...
Demi Partisipasi Pemilih di Pilkada, KPPS Perlu Pakai Hazmat?
Hasil Survei: Swing...
Hasil Survei: Swing Voters Menentukan Arah Pilpres 2024
Bertemu Relawan di Tangerang,...
Bertemu Relawan di Tangerang, Kaesang Bicara soal Swing Voters
Partispasi Pemilih di...
Partispasi Pemilih di Pilkada 2024 di Bawah 70%, KPU Bakal Lakukan Evaluasi
Berita Terkini
Polisi Temukan Uang...
Polisi Temukan Uang Fantastis Dolar AS dan Singapura dalam Brankas Saat Geledah Kafe di Cipete
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Indonesia-India Kerja...
Indonesia-India Kerja Sama Program Rudal Canggih BrahMos dan Udara ke Udara
Geledah Kafe deClan,...
Geledah Kafe de'Clan, Polri Temukan Brankas Besar di dalam Tembok
Kala Prabowo Dipuji...
Kala Prabowo Dipuji Modi, Seorang Presiden juga Prajurit yang Paham Perencanaan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved