Figur cawapres jadi kunci kesuksesan parpol

Jum'at, 02 Mei 2014 - 07:00 WIB
Figur cawapres jadi...
Figur cawapres jadi kunci kesuksesan parpol
A A A
Sindonews.com - Pasca Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April lalu, elite partai politik (parpol) bergerilya melakukan pendekatan politik dengan partai lain. Langkah tersebut untuk menyiapkan kekuatan demi memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) Juli mendatang.

Meskipun belum mengetahui hasil resmi perolehan suara pileg dan hanya mendasarkan hasil hitung cepat (quick count), beberapa parpol bergerak cepat dalam melakukan komunikasi dengan parpol lain.

Kendati demikian, hanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Nasional Demokrat (NasDem) yang sudah resmi berkoalisi. Sementara parpol lain masih melakukan penjajakan dengan parpol lain.

Pengamat Politik dari Universitas Mercu Buana Heri Budianto menilai, peta koalisi masih sangat cair, apalagi tidak ada satupun parpol yang berhasil meraih suara cukup signifikan untuk mengusung capres.

Sementara, lanjut dia, kandidat capres sudah diumumkan oleh masing-masing partai. Dengan demikian peran calon wakil presiden (cawapres) sangat menentukan dan menjadi rebutan partai-partai yang belum menentukan cawapresnya.

Dia mencontohkan, jika capres seperti Joko Widodo, Aburizal Bakrie dan Prabowo Subianto salah dalam mengambil cawapresnya maka risikonya adalah gagal dalam pilpres.

Menurut dia, ada beberapa alasan yang perlu dipertimbangkan parpol dalam mencari cawapres yakni, memiliki tingkat elektabilitas yang tinggi untuk mendongkrak perolehan suara. "Juga mendapat back up dalam parlemen jika berhasil memenangkan pertarungan," ucapnya.

Hal tersebut diakui Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Tantowi Yahya. Menurut dia, seorang cawapres bukan sekadar memenuhi syarat suara tapi juga harus bisa memenangkan pilpres.

"Saat ini elektabilitas capres semuanya di bawah 30 presiden. Makanya elektabilitas cawapres harus bisa mendorong di atas itu. Sehingga semuanya berhati-hati dalam menentukan pasangannya agar mulus dalam pencalonannya," ujarnya.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved