Pilpres 2014, ajang heboh pencarian cawapres

Kamis, 01 Mei 2014 - 19:31 WIB
Pilpres 2014, ajang...
Pilpres 2014, ajang heboh pencarian cawapres
A A A
Sindonews.com - Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 dinilai sebagai sebuah ajang pencarian calon wakil presiden (cawapres). Pasalnya, publik lebih tertarik untuk tahu siapa cawapres yang akan dipilih oleh capres terkuat yakni Prabowo Subianto dan Jokowi.

Pengeamat Politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta Alfan Alfian menilai, pilihan cawapres tersebut menentukan akumulasi elektabilitas mereka berdua pada pilpres nanti.

“Pilpres 2014, jadi ajang pencarian cawapres terheboh yang menjadi magnet bagi Jokowi ataupun Prabowo,” katanya dalam diskusi publik yang bertajuk “Membaca Peta Koalisi Pilpres 2014” di Maarif Institute, Jakarta, Kamis (1/5/2014).

Alfan mengatakan, cawapres tersebut akan mengkatrol elektabilitas capres asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) atau Partai Gerindra, mereka berdualah yang selama ini dinilai akan bertarung sengit pada pilpres. Pertarungan itu, lanjutnya, sangat ditentukan oleh ketepatan dan kejelian pemilihan cawapres.

“Cawapres ini akan jadi kunci untuk melejitkan pasangan capres-cawapres,” jelas Direktur The Akbar Tanjung Institute itu.

Dia menjelaskan, baik Jokowi maupun Prabowo tidak bisa dipasangkan dengan sembarang orang. Tapi orang yang dipasangkan dengannya haruslah membuat golput tergoda untuk mencoblos pada pilpres.

“Jokowi beda dengan SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) yang waktu itu tetap menang walau dipasangkan dengan sandal jepit sekalipun,” ujarnya.

Alfan menambahkan, kecocokan dan negasi politik antar capres dan cawapres itu penting. Partai harus bisa menegasikan antara satu calon dengan calon lainnya. Karena, faktor kecocokan capres dan cawapresnya menentukan kinerja mereka ketika terpilih untuk duduk di pemerintahan nanti.

“Si A cocok dengan si B, si B cocok dengan si C, atau si A cocok dengan si C,” tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved