SDA melunak bukan berarti tinggalkan Prabowo
Jum'at, 25 April 2014 - 08:57 WIB
SDA melunak bukan berarti tinggalkan Prabowo
A
A
A
Sindonews.com - Langkah Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali dalam koalisi dengan Partai Gerindra dan dukungan terhadap pencapresan Prabowo Subianto dianulir. Akan tetapi, dukungan menteri agama itu tidak sepenuhnya berhenti terhadap Prabowo.
Menurut pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Zaki Mubarak, sikap lunak SDA bukan berarti dirinya mencabut setiap perkataan dukungan yang pernah diucapkannya terhadap Prabowo. Hal itu dilakukan hanya untuk meredam konflik internal yang semakin memanas.
"SDA sebagai politikus ingin bermain aman. Dia men-delay dulu koalisi dengan Gerindra, sambil mengamankan posisinya sebagai ketum PPP," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Jumat (25/4/2014).
"Saya kira kalau udah save dia tetap mencoba mengarahkan ke Prabowo. Dia ingin tanam saham dengan bermain dadu untuk dapat kursi menteri," sambungnya.
Ia menilai, SDA saat ini hanya men-delay dukungan formal PPP terhadap Prabowo. Tetapi, secara pribadi hasrat SDA untuk membawa PPP bergabung dengan Prabowo sangat besar.
"Dia ingin memastikan dan saat ini dia sedang bekerja untuk itu. Supaya dukungan formal koalisi PPP dengan Prabowo solid, tidak lagi berbuah konflik saling pecat," pungkasnya.
Menurut pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Zaki Mubarak, sikap lunak SDA bukan berarti dirinya mencabut setiap perkataan dukungan yang pernah diucapkannya terhadap Prabowo. Hal itu dilakukan hanya untuk meredam konflik internal yang semakin memanas.
"SDA sebagai politikus ingin bermain aman. Dia men-delay dulu koalisi dengan Gerindra, sambil mengamankan posisinya sebagai ketum PPP," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Jumat (25/4/2014).
"Saya kira kalau udah save dia tetap mencoba mengarahkan ke Prabowo. Dia ingin tanam saham dengan bermain dadu untuk dapat kursi menteri," sambungnya.
Ia menilai, SDA saat ini hanya men-delay dukungan formal PPP terhadap Prabowo. Tetapi, secara pribadi hasrat SDA untuk membawa PPP bergabung dengan Prabowo sangat besar.
"Dia ingin memastikan dan saat ini dia sedang bekerja untuk itu. Supaya dukungan formal koalisi PPP dengan Prabowo solid, tidak lagi berbuah konflik saling pecat," pungkasnya.
(kri)