Laporan dana kampanye akhir PPP Rp157 M
Kamis, 24 April 2014 - 16:05 WIB
Laporan dana kampanye akhir PPP Rp157 M
A
A
A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menyerahkan laporan dana kampanye tahap akhir kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dana penerimaan dan pengeluaran PPP diketahui mencapai Rp157 miliar.
Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP Isa Muchsin, dana kampanye partai yang sempat terlibat konflik antar elite partai itu terbilang kecil jika dibandingkan partai lain.
"Kami dari DPP PPP menyerahkan dana kampanye jumlahnya sederhana bagi PPP sekitar Rp157 miliar. Itu pemasukan dan pengeluaran," kata Isa di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Dana kampanye itu, lanjut dia berasal dari sumbangan para anggota legislatif PPP yang kini ada di DPR atau caleg incumbent.
"Sumbangan dari para anggota legislatif di DPR 38 orang, dari caleg mereka lapor sesuai kemampuan masing-masing, nanti kita lihat dengan dana segitu berapa dapat kursinya," ungkapnya.
Dia menambahkan, partai berlambang Kakbah itu tidak memiliki saldo akhir. Katanya, semua habis dibelanjakan untuk biaya atau pengeluaran kampanye. Menurutnya, dana paling banyak untuk biaya iklan kampanye dan pembuatan atribut dan alat peraga kampanye.
"Dari partai Rp4 miliar. Pengeluaran paling besar (iklan) media cetak dan sosialisasi," tandasnya.
Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP Isa Muchsin, dana kampanye partai yang sempat terlibat konflik antar elite partai itu terbilang kecil jika dibandingkan partai lain.
"Kami dari DPP PPP menyerahkan dana kampanye jumlahnya sederhana bagi PPP sekitar Rp157 miliar. Itu pemasukan dan pengeluaran," kata Isa di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Dana kampanye itu, lanjut dia berasal dari sumbangan para anggota legislatif PPP yang kini ada di DPR atau caleg incumbent.
"Sumbangan dari para anggota legislatif di DPR 38 orang, dari caleg mereka lapor sesuai kemampuan masing-masing, nanti kita lihat dengan dana segitu berapa dapat kursinya," ungkapnya.
Dia menambahkan, partai berlambang Kakbah itu tidak memiliki saldo akhir. Katanya, semua habis dibelanjakan untuk biaya atau pengeluaran kampanye. Menurutnya, dana paling banyak untuk biaya iklan kampanye dan pembuatan atribut dan alat peraga kampanye.
"Dari partai Rp4 miliar. Pengeluaran paling besar (iklan) media cetak dan sosialisasi," tandasnya.
(maf)