Laporan dana kampanye akhir PKB Rp224 M
Kamis, 24 April 2014 - 15:51 WIB
Laporan dana kampanye akhir PKB Rp224 M
A
A
A
Sindonews.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyerahkan laporan dana kampanye tahap akhir kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dana penerimaan dan pengeluaran PKB menembus angka Rp224 miliar.
"Rp244 miliar, itu akumulatif dari laporan pertama dan kedua," kata Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB, Saifullah Mashum, di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Dari total laporan dana itu, sebanyak Rp66 miliar berasal dari sumbangan partai, sementara sisanya berasal dari sumbangan atau penerimaan calon anggota legislatif (caleg).
Dia menyatakan, dana yang sudah resmi dilaporkan paling banyak komponen penggunaannya untuk belanja kampanye berbentuk iklan. Selebihnya, untuk biaya pembuatan atribut dan peraga kampanye.
"Belanja yang paling besar adalah untuk iklan sekitar Rp70-an miliar," ungkap Mashum.
Dari 558 caleg PKB, katanya, semua telah melaporkan. Hanya saja, ada 10 caleg yang menurutnya sejak awal tidak melaporkan karena 'nol' aktivitas kampanye atau tidak ditemukan penerimaan maupun pengeluaran.
"Dua orang saja yang gugur. Karena meninggal satu, dan satu lagi administrasinya bermasalah," paparnya.
Sementara itu, partai besutan Muhaimin Iskandar itu diketahui tidak memiliki dana atau saldo terkhir. Semua penerimaan dan pengeluaran dana kampanye sudah masuk pada komponen belanja kampanye partai.
"Rp244 miliar, itu akumulatif dari laporan pertama dan kedua," kata Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB, Saifullah Mashum, di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Dari total laporan dana itu, sebanyak Rp66 miliar berasal dari sumbangan partai, sementara sisanya berasal dari sumbangan atau penerimaan calon anggota legislatif (caleg).
Dia menyatakan, dana yang sudah resmi dilaporkan paling banyak komponen penggunaannya untuk belanja kampanye berbentuk iklan. Selebihnya, untuk biaya pembuatan atribut dan peraga kampanye.
"Belanja yang paling besar adalah untuk iklan sekitar Rp70-an miliar," ungkap Mashum.
Dari 558 caleg PKB, katanya, semua telah melaporkan. Hanya saja, ada 10 caleg yang menurutnya sejak awal tidak melaporkan karena 'nol' aktivitas kampanye atau tidak ditemukan penerimaan maupun pengeluaran.
"Dua orang saja yang gugur. Karena meninggal satu, dan satu lagi administrasinya bermasalah," paparnya.
Sementara itu, partai besutan Muhaimin Iskandar itu diketahui tidak memiliki dana atau saldo terkhir. Semua penerimaan dan pengeluaran dana kampanye sudah masuk pada komponen belanja kampanye partai.
(maf)