Muktamar PPP dipercepat setelah Pilpres 2014

Kamis, 24 April 2014 - 12:50 WIB
Muktamar PPP dipercepat...
Muktamar PPP dipercepat setelah Pilpres 2014
A A A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepakat mempercepat Muktamar yang semestinya dilaksanakan pada tahun depan. Padahal berdasarkan jadwal, seharusnya Muktamar dilaksanakan pada tahun 2015 mendatang.

Keputusan itu menjadi salah satu kesepakatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III yang dilaksanakan sejak tanggal 23-24 April 2014.

"Mengamanatkan kepada DPP PPP untuk melaksanakan muktamar yang dipercepat selambat-lambatnya satu bulan setelah Pemilu Presiden (Pilpres) 2014," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Lukman Hakim Saefuddin di Hotel Seruni, Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/4/2014).

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP M Romahurmuziy mengaku percepatan waktu muktamar bukan baru pertama kali terjadi. "Kita dalam dua kali muktamar dipercepat, lalu karena percepatan pemilu. Karena konsolidasi kita (PPP)," ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
Berita Terkini
Kabar Duka, Sekjen AMSI...
Kabar Duka, Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia
Mitra Fahrudin Kantongi...
Mitra Fahrudin Kantongi Dukungan dari BM PAN DIY
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Infografis
5 Kerugian Ukraina Setelah...
5 Kerugian Ukraina Setelah Ditinggalkan oleh Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved