Rekap suara pileg banyak penggelembungan suara

Rabu, 23 April 2014 - 18:56 WIB
Rekap suara pileg banyak...
Rekap suara pileg banyak penggelembungan suara
A A A
Sindonews.com - Hasil penghitungan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 kali ini, diduga terjadi penggelembungan suara. Pengelembungan tersebut terjadi dua hari sebelum rapat pleno rekapitulasi dimulai.

Hal tersebut diungkapkan oleh Calon Anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Daerah Pilihan III (Caleg DPR RI Dapil III) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) No urut 1, Karna Brata Lesmana.

Menurutnya, berdasarkan data hasil penghitungan suara yang didapatnya di dapil III wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, pihaknya mendapatkan adanya indikasi penggelembungan suara di tiga kelurahan yakni Kelurahan Kebon Bawang, Koja, dan Cilincing.

"Suara itu dari caleg partai nasdem yang sebelumnya selisih 30.000 suara dengan saya. Namun dua hari sebelum rapat pleno rekapitulasi ini, saya malah kalah dengan selisish 10.000," kata Karna Brata Lesmana saat rapat pleno rekapitulasi suara legislatif di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2014).

Karna menjelaskan, dari ketiga kelurahan tersebut, mendapatkan 40.000 suara dengan rincian setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), dia mendapatkan suara yang jumlahnya melebihi enam kali lipat suara partainya sendiri.

Bahkan jika ditotal dengan jumlah ketujuh calegnya dan dibandingkan dengan suara caleg tersebut, total ketujuh suara caleg dipartainya masih belum bisa menandingi.

"Hal itu tidak mungkin terjadi kalau tidak ada unsur kesengajaan. Kecuali dia tokoh, dan saya rasa jika dia tokoh pun tidak mungkin selisih jauh dari suara partainya. Ke 11 partai lainnya jumlah suara partai berada lebih tinggi dari suara caleg. Bahkan kalau ditotal ketujuh caleg untuk menandingi pemenang caleg di partai sendiri, dipastikan total tujuh caleg tersebut menang," jelasnya.

Selain itu, lanjut Karna pihaknya juga memegang sejumlah surat C1 (rekap penghitungan suara) yang cacat, banyak coretan, dan berbeda dari rekapan komputer. Bahkan, dari rekapitulasi di tiga kelurahan tersebut, suara golput dan suara yang tidak syah menjadi berkurang.

Karna mengakui jika belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait lantaran pihaknya baru mendapatkan data penggelembungan suara dua hari sebelum rapat pleno rekapitulasi suara legislatif.

"Kami akan menyerahkan data ini pada Panwaslu dalam rapat pleno ini. Kami meminta agar dihitung ulang, kalau perlu verifikasi ke warga di tiga kelurahan tersebut," ujarnya.
(maf)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved