Wilayah rawan jual-beli suara di Pemilu 2014

Senin, 14 April 2014 - 10:11 WIB
Wilayah rawan jual-beli...
Wilayah rawan jual-beli suara di Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Sejumlah lembaga survei telah merilis penghitungan cepat (quick count) untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014. Namun, muncul kekhawatiran terjadi praktik jual-beli suara pada perhitungan manual.

Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin mengutarakan, dengan adanya pola ini membuka peluang terjadinya jual-beli suara pada proses penghitungan manual.

"Penyebabnya adalah munculnya praktik jual-beli suara pada tahap rekapitulasi penghitungan suara di PPS, PPK, KPU Kabupaten/Kota. Jika praktik ilegal itu terjadi secara masif, maka hasil hitung cepat benar-benar bisa melenceng," kata Said saat berbincang dengan Sindonews, Senin (14/4/2014).

Kata dia, apabila hasil hitung cepat berbeda jauh dengan hasil perhitungan manual KPU, ini bisa menimbulkan implikasi yang serius. "Bisa muncul ketidakpercayaan masyarakat dan parpol terhadap hasil pemilu. Sebab, parpol dan rakyat pada umumnya kadung berpegang pada hasil hitung cepat," terangnya.

Lanjut dia, hasil hitung cepat itu kan berbasis tempat pemungutan suara (TPS), sedangkan jual-beli suara berpotensi terjadi pada tahap rekapitulasi di PPS, PPK, KPU Kabupaten/Kota, dan lainnya.

"Jadi bisa saja muncul perbedaan antara hasil hitung cepat dengan hasil hitung manual KPU nanti," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved