Akbar Tanjung kecewa Golkar tak penuhi target
Minggu, 13 April 2014 - 16:56 WIB
Akbar Tanjung kecewa Golkar tak penuhi target
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tandjung mengaku kecewa melihat hasil perolehan suara Partai Golkar di Pemilu Legislatif 2014, mengacu pada hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei.
Pasalnya, partai berlambang pohon beringin itu tak mampu memenuhi targetnya sendiri, yakni 30 persen suara. Dirinya mengatakan, dari hasil quick count berbagai lembaga survei, Partai Golkar hanya mampu memperoleh sekira 14 persen suara.
"Kami memiliki target tinggi 30 persen, atau sekira 170 kursi di DPR, ternyata hanya kisaran 14-15 persen," ujar Akbar saat jumpa pers di kediamannya, Jalan Purnawarman 18, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/4/2014).
Menurut dia, perolehan suara tersebut hampir sama pada Pemilu 2009 yang lalu, yakni mendapat suara sekira 14 persen dari total suara sah nasional. Maka dari itu, tambah dia, Partai Golkar meski menjelaskan mengapa tak memenuhi target yang telah ditentukan itu.
"Partai Golkar harus memberikan penjelasan kenapa tidak mencapai target. Ical, Idrus Marham dan saya di berbagai kesempatan ke daerah, memang putusan 30 persen resmi yaitu putusan Rapimnas," ungkapnya.
Pasalnya, partai berlambang pohon beringin itu tak mampu memenuhi targetnya sendiri, yakni 30 persen suara. Dirinya mengatakan, dari hasil quick count berbagai lembaga survei, Partai Golkar hanya mampu memperoleh sekira 14 persen suara.
"Kami memiliki target tinggi 30 persen, atau sekira 170 kursi di DPR, ternyata hanya kisaran 14-15 persen," ujar Akbar saat jumpa pers di kediamannya, Jalan Purnawarman 18, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/4/2014).
Menurut dia, perolehan suara tersebut hampir sama pada Pemilu 2009 yang lalu, yakni mendapat suara sekira 14 persen dari total suara sah nasional. Maka dari itu, tambah dia, Partai Golkar meski menjelaskan mengapa tak memenuhi target yang telah ditentukan itu.
"Partai Golkar harus memberikan penjelasan kenapa tidak mencapai target. Ical, Idrus Marham dan saya di berbagai kesempatan ke daerah, memang putusan 30 persen resmi yaitu putusan Rapimnas," ungkapnya.
(kri)