Cak Imin yakin suara PKB lebih dari 10 persen
Kamis, 10 April 2014 - 19:21 WIB
Cak Imin yakin suara PKB lebih dari 10 persen
A
A
A
Sindonews.com - Berdasarkan penghitungan cepat (quick count) perolehan suara Pemilu 2014, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendulang lebih dari 9 persen suara.
Angka itu lebih tinggi dibandingkan perolehan suara PKB pada tahun 2009 yang hanya sekira 4,9 persen. Kendati begitu, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yakin penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menunjukkan suara partainya lebih besar dibandingkan hasil quick count.
"Kami optimistis real count ini lebih dari 10 persen," kata pria yang akrab disapa Cak Imin ini di Kantor DPP PKB, Cikini, Jakarta, Kamis (10/4/2014).
Keyakinan ini, kata dia, telah diprediksi sebelum Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 karena target PKB memperoleh dua digit suara atau minimal sepuluh persen. "Prediksi kita 10 persen. Jadi, keberhasilan suara hasil quick count yang cukup signifikan hingga dua digit terlampaui," ujarnya.
Untuk mewujudkan itu, Cak Imin telah menginstruksikan calon anggota legislatif (caleg) hingga relawan untuk mengawasi penghitungan surat suara di setiap tingkatan. "Kami tunggu (real count). Kami optimistis (quick count) terlampaui," tuntasnya.
Angka itu lebih tinggi dibandingkan perolehan suara PKB pada tahun 2009 yang hanya sekira 4,9 persen. Kendati begitu, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yakin penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menunjukkan suara partainya lebih besar dibandingkan hasil quick count.
"Kami optimistis real count ini lebih dari 10 persen," kata pria yang akrab disapa Cak Imin ini di Kantor DPP PKB, Cikini, Jakarta, Kamis (10/4/2014).
Keyakinan ini, kata dia, telah diprediksi sebelum Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 karena target PKB memperoleh dua digit suara atau minimal sepuluh persen. "Prediksi kita 10 persen. Jadi, keberhasilan suara hasil quick count yang cukup signifikan hingga dua digit terlampaui," ujarnya.
Untuk mewujudkan itu, Cak Imin telah menginstruksikan calon anggota legislatif (caleg) hingga relawan untuk mengawasi penghitungan surat suara di setiap tingkatan. "Kami tunggu (real count). Kami optimistis (quick count) terlampaui," tuntasnya.
(dam)