Polda Metro klaim Pileg lancar & aman
Kamis, 10 April 2014 - 16:53 WIB
Polda Metro klaim Pileg lancar & aman
A
A
A
Sindonews.com - Polda Metro Jaya mengklaim Pemilu Legislatif (Pileg) di Ibu Kota berjalan lancar dan aman. Pasalnya, selama pencoblosan tidak ada satupun gangguan teror yang terjadi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, memang ada 20 kejadian selama pemungutan suara yang berlangsung pada Rabu 9 April 2014 kemarin. Tetapi, seluruhnya tidak ada yang menganggu keamanan.
"Kejadian itu adalah kewenangan dari Bawaslu dan masih ditangani oleh mereka," katanya ketika dihubungi SINDO, Kamis (20/4/2014).
Dia menegaskan, kejadian tersebut seperti adanya kekurangan kertas suara di Kelapa Gading, Jakarta Utara, simpatisan parpol yang protes, ketua KPPS mengundurkan diri pada saat pencoblosan, memilih dengan nama lain, serta beberapa masalah tertukarnya surat suara dikawasan Bekasi, Cibitung dan Depok. "Semuanya sudah berkoordinasi dengan Panwascam dan pengawas lainnya," tegasnya.
Walaupun ada beberapa gangguan tersebut secara keseluruhan pelaksanaan pemungutan suara berlangsung aman dan tertib. Bahkan, ada beberapa rutan dan lembaga pemasyarakatan yang menjadi lokasi pemungutan suara juga berjalan cukup sukses dan lancar.
"Secara umum pengamanan kondusif tidak ada hal yang menghambat," tukasnya.
Sementara, untuk sengketa sampai saat ini masih digodok di Bawaslu apakah ada pelanggaran yang akan diserahkan ke Gakkumdu atau pihak kepolisian yang akan diproses ke jalur hukum. "Sampai saat ini belum ada yang dilimpahkan ke Gakkumdu, semuanya masih aman," pungkasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, memang ada 20 kejadian selama pemungutan suara yang berlangsung pada Rabu 9 April 2014 kemarin. Tetapi, seluruhnya tidak ada yang menganggu keamanan.
"Kejadian itu adalah kewenangan dari Bawaslu dan masih ditangani oleh mereka," katanya ketika dihubungi SINDO, Kamis (20/4/2014).
Dia menegaskan, kejadian tersebut seperti adanya kekurangan kertas suara di Kelapa Gading, Jakarta Utara, simpatisan parpol yang protes, ketua KPPS mengundurkan diri pada saat pencoblosan, memilih dengan nama lain, serta beberapa masalah tertukarnya surat suara dikawasan Bekasi, Cibitung dan Depok. "Semuanya sudah berkoordinasi dengan Panwascam dan pengawas lainnya," tegasnya.
Walaupun ada beberapa gangguan tersebut secara keseluruhan pelaksanaan pemungutan suara berlangsung aman dan tertib. Bahkan, ada beberapa rutan dan lembaga pemasyarakatan yang menjadi lokasi pemungutan suara juga berjalan cukup sukses dan lancar.
"Secara umum pengamanan kondusif tidak ada hal yang menghambat," tukasnya.
Sementara, untuk sengketa sampai saat ini masih digodok di Bawaslu apakah ada pelanggaran yang akan diserahkan ke Gakkumdu atau pihak kepolisian yang akan diproses ke jalur hukum. "Sampai saat ini belum ada yang dilimpahkan ke Gakkumdu, semuanya masih aman," pungkasnya.
(kri)