Bertepatan pemilu, HUT TNI AU tanpa atraksi udara

Rabu, 09 April 2014 - 16:56 WIB
Bertepatan pemilu, HUT...
Bertepatan pemilu, HUT TNI AU tanpa atraksi udara
A A A
Sindonews.com - Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-68 TNI Angkatan Udara berlangsung sederhana. Dalam upacara puncak yang digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, tidak ada satu pun atraksi udara, terjun payung, maupun drumband Akademi Angkatan Udara (AAU) Gita Dirgantara.

Bahkan upacara hanya diikuti peserta dari kalangan militer, tanpa melibatkan pegawai negeri sipil (PNS) TNI. Selain itu, undangan yang biasanya banyak terdapat warga sipil, seperti dari perwakilan dari maskapai penerbangan sipil dan keluarga TNI, kali ini tidak ada.

“Ini kan bertepatan dengan pemilu. Kami tidak ingin mengganggu warga yang mengikuti pemilu,” kata Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Rabu (9/4/2014).

Pihaknya berharap, kemasan acara yang sederhana ini tidak mengurangi makna dari ulang tahun itu sendiri. Pada tahun-tahun sebelumnya, dalam puncak peringatan selalu terdapat atraksi udara.

Misalnya, aerobatik oleh Jupiter Aerobatic Team (JAT) dengan pesawat latih KT1-Wong Bee dan Dynamic Pegassus dengan helikopter EC-Colibri. Selain itu juga terdapat terbang lintas pesawat-pesawat tempur, seperti Sukhoi dan F-16. Ada pula atraksi drumband Gita Dirgantara dari AAU, serta atraksi pertempuran dari Paskhas.

Dalam kesempatan itu, KSAU menjelaskan, melihat berbagai tantangan yang ada, baik skala nasional hingga global, maka potensi ancaman melalui wahana dirgantara terhadap NKRI menjadi lebih meningkat. Dalam lingkup nasional, tantangan yang dihadapi seperti konflik komunal, kerusuhan sosial, separatisme, dan terorisme.

“Isu-isu itu menjadi penting untuk diwaspadai mengingat tahun ini bangsa Indonesia sedang melaksanakan pemilu,” tutur putra Tabanan, Bali itu.

Dalam skala regional, kompetisi kedaulatan wilayah dan akses ekonomi di kawasan Laut China Selatan perlu mendapat perhatian dan kesiapan bersama. “Demikian halnya dengan keamanan dirgantara di kawasan dikarenakan Indonesia berada pada salah satu wilayah perlintasan transportasi dunia dan juga terkait dengan rencana pemberlakuan kebijakan ASEAN Open Sky Policy 2015,” paparnya.

Peraih Adhi Makayasa (lulusan terbaik) Akademi Angkatan Udara 1981 ini meneruskan, TNI AU juga harus siap menghadapi tantangan dalam skala global yang bersifat pada nonmiliter. Misalnya, terorisme, perang dunia maya (cyber war), kelangkaan sumber energi, hak asasi manusia (HAM), dan pemanasan global.

Sebagai negara berdaulat, tegas KSAU, Indonesia perlu menempatkan dirgantara sebagai wahana penting dalam kehidupan nasionalnya. “Angkatan Udara harus dapat menjadi kekuatan udara nasional yang andal,” tandas dia. Untuk mencapai TNI AU yang andal, dibutuhkan kesiapan operasional yang tinggi didukung alutsista modern serta prajurit profesional.
(kri)
Berita Terkait
Mengenal I Made Susila...
Mengenal I Made Susila Adnyana, Jebolan AAU 1990 yang Resmi Jabat Danseskoau
Deretan Brevet Pangkoopsudnas...
Deretan Brevet Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tonny Harjono, Jebolan AAU 1993
KSAU Bersama Jajaran...
KSAU Bersama Jajaran Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Panglima TNI
3 Jenderal TNI AU yang...
3 Jenderal TNI AU yang Pernah Menjabat Sebagai Panglima TNI, Terakhir KSAU Pertama di Indonesia
KSAU Marsekal TNI Fadjar...
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo Hadiri Simposium Ketahanan Udara di Australia
Kolonel dr Berlian Lanjutkan...
Kolonel dr Berlian Lanjutkan Estafet Kepemimpinan RS Pusat Angkatan Udara
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved