Prabowo tak urusi klaim Cak Imin soal Wilfrida
Senin, 07 April 2014 - 22:28 WIB
Prabowo tak urusi klaim Cak Imin soal Wilfrida
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto tak ambil pusing menanggapi pernyataan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Pasalnya, Cak Imin mengklaim, bebasnya TKI asal Indonesia, Wilfrida Soik dari hukuman mati di Malaysia, atas upaya kerja keras dari pemerintah. Mantan Danjen Kopassus itu lebih memilih berpikir positif.
"Kita berpikir baik saja, yang penting dia (Wilfrida) selamat," ujar Prabowo saat jumpa pers di Lounge Premiair, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (7/4/2014).
Hal demikian dikatakannya, usai mendampingi sidang vonis terhadap Wilfrida Soik di Malaysia. Seperti diketahui sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan bahwa bebasnya TKI asal Indonesia, Wilfrida Soik, dari hukuman mati di Malaysia bukan hasil kerja satu orang, tetapi telah diupayakan oleh pemerintah sejak lama.
Cak Imin menuturkan, sejak Wilfrida terjerat kasus pembunuhan di negeri jiran itu, pemerintah telah menyiapkan segala bantuan hukum yang dibutuhkan. "Sejak peristiwa itu terjadi, pemerintah telah sediakan pengacara lengkap," ujar Imin yang di temui di Kompleks pondok pesantren Luhur Al-Tsaqofah, Jakarta.
Menurut dia, ketika Prabowo Subianto membawakan pengacara khusus untuk Wilfrida, pengacara tersebut tak bisa membantu karena aturan yang berlaku meminta agar pengacara disiapkan negara. "Jadi yang bisa masuk tetap dari kita. Jadi buat kita sih tidak penting popularitas, yang penting kerja," pungkasnya.
Wilfrida divonis bebas dari hukuman mati
Pasalnya, Cak Imin mengklaim, bebasnya TKI asal Indonesia, Wilfrida Soik dari hukuman mati di Malaysia, atas upaya kerja keras dari pemerintah. Mantan Danjen Kopassus itu lebih memilih berpikir positif.
"Kita berpikir baik saja, yang penting dia (Wilfrida) selamat," ujar Prabowo saat jumpa pers di Lounge Premiair, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (7/4/2014).
Hal demikian dikatakannya, usai mendampingi sidang vonis terhadap Wilfrida Soik di Malaysia. Seperti diketahui sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan bahwa bebasnya TKI asal Indonesia, Wilfrida Soik, dari hukuman mati di Malaysia bukan hasil kerja satu orang, tetapi telah diupayakan oleh pemerintah sejak lama.
Cak Imin menuturkan, sejak Wilfrida terjerat kasus pembunuhan di negeri jiran itu, pemerintah telah menyiapkan segala bantuan hukum yang dibutuhkan. "Sejak peristiwa itu terjadi, pemerintah telah sediakan pengacara lengkap," ujar Imin yang di temui di Kompleks pondok pesantren Luhur Al-Tsaqofah, Jakarta.
Menurut dia, ketika Prabowo Subianto membawakan pengacara khusus untuk Wilfrida, pengacara tersebut tak bisa membantu karena aturan yang berlaku meminta agar pengacara disiapkan negara. "Jadi yang bisa masuk tetap dari kita. Jadi buat kita sih tidak penting popularitas, yang penting kerja," pungkasnya.
Wilfrida divonis bebas dari hukuman mati
(maf)