Golkar imbau rakyat tidak golput

Minggu, 06 April 2014 - 17:35 WIB
Golkar imbau rakyat...
Golkar imbau rakyat tidak golput
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono‎ mengatakan, Partai Golkar berupaya agar masyarakat untuk tidak golput. Persoalan ini sangat penting, supaya masyarakat menggunakan hak pilihnya.

"Karena partisipasi jumlah pemilih untuk golput semakin menaik. Walaupun trennya menurun, tetapi jumlah golput kita masih tinggi dibanding negara di Amerika dan Eropa," ucap Agung saat ditemui KORAN SINDO di Kemenko Kesra, Minggu (6/4/2014).

Diharapkan tahun ini jumlah masyarakat yang golput jumlah tidak naik. Hal ini akan memengaruhi proses demokrasi tahun ini. Menurut agung, ‎sejak Pemilu 2004, partisipasi masyarakat dalam pemilu menurun dari 69 persen sampai 70 persen.

"Golkar mempunyai kewajiban untuk dapat merangsang masyarakat agar dapat menggunakan hak suaranya. Yang terpenting ialah, jangan menjadikan pemilu sebagai momentum yang menjengkelkan, menakutkan dan was-was bagi masyarakat. Suasana tersebut tetap akan membuat banyak masyarakat untuk malas," kata Agung.

Faktor lainnya yang membuat masyarakat malas untuk datang mencoblos adalah, calon yang tersedia. Biasanya masyarakat melihat para caleg tersebut tidak inspiratif dan kurang peduli dan tidak berpihak kepada rakyat kecil.

"Masyarakat akan malas dengan caleg yang tidak mempunyai konsep yang jelas dan tidak mengerti banyak persoalan. Itu akan membuat mereka malas," tuturnya.

Agung menjelaskan, sebagian besar masyarakat sudah memiliki pilihan baik mereka yang ingin mencoblos dan mereka yang sudah niat untuk mencoblos. "Penilaian subjektif kepada masing-masing caleg menjadi pilihan yang terbaik. Yang pasti ialah caleg yang dikenal trackrecod-nya tidak bermasalah dengan hukum akan lebih mudah diterima," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
H-1 Coblosan, Warga...
H-1 Coblosan, Warga Satu Desa Ini Pilih Golput di Pilkada Konawe Selatan, Ada Apa?
Jelang Pemilu 2024,...
Jelang Pemilu 2024, Anak Muda Tidak Boleh Golput dan Asal Pilih Pemimpin
Di Webinar Perindo,...
Di Webinar Perindo, Pemilih Pemula Ini Ajak Masyarakat Jangan Golput
Pandemi COVID-19 Berpotensi...
Pandemi COVID-19 Berpotensi Picu Tingginya Golput di Pilkada, Apa Solusinya?
Jumlah Golput di Pilkada...
Jumlah Golput di Pilkada Jakarta Tinggi, Partisipasi Pemilih Hanya 50-60 Persen
Denny JA Ungkap Angka...
Denny JA Ungkap Angka Golput di 7 Provinsi Terbesar pada Pilkada 2024, Tertinggi DKI
Berita Terkini
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved