Busyro tidak suka ada bendera parpol di sekitar KPK

Jum'at, 04 April 2014 - 17:18 WIB
Busyro tidak suka ada...
Busyro tidak suka ada bendera parpol di sekitar KPK
A A A
Sindonews.com - Bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berkibar di Jalan Raya HR Rasuna Said di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Yang jelas kami atas nama KPK tidak menghendaki sekitar gedung KPK oleh parpol tertentu atau caleg tertentu," kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (4/4/2014).

Busyro menilai pemasangan bendera di sekitar kantor KPK hanya dimanfaatkan parpol agar seolah-olah mendukung KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi.

"Ada berbagai macam cara yang mereka tempuh yang tujuannya untuk menunjukan mereka (parpol) komitmen dengan KPK. Padahal sampai detik ini, tidak satu pun parpol di DPR itu menyatakan menarik revisi KUHP dan KUHAP. Jadi kalau itu tidak dilakukan, cuma pasang bendera itu orang lalu menertawakan seperti itu sendiri," tuturnya.

Busyro mengaku tidak tahu maksud pemasangan bendera parpol di sekitar Gedung KPK. Dia meminta PDIP harus menjelaskan kepada publik. "Kembali kepada PDIP motifnya apa, itu perlu dijelaskan kepada publik," tegasnya.

Pantauan Sindonews di lokasi, ada sekitar lima bendera PDIP berukuran sedang di depan Gedung KPK. Bendera itu dipasang di tiang pancang monorail sudah beberapa hari terahir.
(dam)
Berita Terkait
Kemendagri Izinkan ASN...
Kemendagri Izinkan ASN Jadi Panitia Pemilu 2024, Perindo Tekankan Independensi
Independensi ASN dalam...
Independensi ASN dalam Pilpres
Media yang Bebas dan...
Media yang Bebas dan Bertanggung Jawab Kunci Melawan Covid-19
Independensi Kejaksaan...
Independensi Kejaksaan Agung pada Kasus Sambo
Bantuan Negara untuk...
Bantuan Negara untuk Perusahaan Media Tak Ganggu Independensi
Ngotot Bela Helmut Hermawan,...
Ngotot Bela Helmut Hermawan, Independensi IPW Diragukan
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved