Independensi Kejaksaan Agung pada Kasus Sambo

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 09:39 WIB
loading...
Independensi Kejaksaan...
Independensi Kejaksaan Agung pada Kasus Sambo
A A A
PENYIDIKAN kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan kasus obstruction of justice yang melibatkan Ferdy Sambo memasuki babak baru. Setelah dinyatakan lengkap (P21), Rabu (5/10), berkas dan para tersangkanya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Adapun Kejaksaan Agung dituntut untuk profesional dalam menyusun dakwaan sesuai dengan tingkat kesalahan sehingga di pengadilan nanti para terdakwanya bisa dihukum maksimal.

Banyak kalangan menilai penyidikan kasus Sambo oleh kepolisian ini berbelit-belit hingga cukup lama sebelum berkasnya dinyatakan sempurna oleh Kejaksaan Agung. Kalau dihitung dari terjadinya kasus penembakan Brigadir J pada Jumat (8/7) lalu, penyidikan yang dilakukan polisi menyita waktu sekitar tiga bulan.

Wajar jika masyarakat sampai meragukan keseriusan polisi dalam mengungkap tuntas kasus yang melibatkan sejumlah petingginya tersebut. Apalagi, awalnya para pelaku yang kebanyakan anggota polisi memang berupaya untuk mengaburkan dengan merekayasa kasus pembunuhan tersebut.

Langkah Kapolri yang cukup tegas dalam menyelesaikan kasus tersebut patut diapresiasi. Bagaimanapun, meski belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat, terutama keluarga korban, Polri telah mampu menuntaskan penyidikan kasus tersebut dengan cukup baik. Dengan dilimpahkannya berkas ke Kejaksaan, kini tugas polisi telah selesai.

Seperti diketahui, para tersangka kasus pembunuhan berencana tersebut yaitu Ferdy Sambo, Richard Eliezer, Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi. Sementara untuk tersangka obstruction of justice, selain Ferdy Sambo, adalah Brigjen Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Arif Rahman Arifin, Baiquni Wibowo, Cuk Putranto, dan Irfan Widyanto. Mereka kini menjadi tahanan Kejaksaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
Jaga Indonesia Pintar...
Jaga Indonesia Pintar Permudah Pelaporan Dugaan Penyelewengan Dana PIP
Sahroni Apresiasi Kejagung...
Sahroni Apresiasi Kejagung Lelang Tanker Sitaan Rp1 Triliun: Bukti Nyata Asset Recovery
Tinjau Kapal Hasil Rampasan...
Tinjau Kapal Hasil Rampasan Negara di Batam, Kejagung Percepat Lelang Tanker Iran
Rekomendasi
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved