Bantuan Negara untuk Perusahaan Media Tak Ganggu Independensi

Jum'at, 15 Mei 2020 - 00:30 WIB
loading...
Bantuan Negara untuk...
Anggota Dewan Pers Arif Zulkifli. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Pers Arif Zulkifli menegaskan bantuan dari negara untuk perusahan media di tengah krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 tidak akan mengganggu independensi dari perusahaan tersebut. Malahan akan membantu perusahaan media untuk terus memberikan informasi akurat.

"Jika pers nasional diberikan insentif untuk tumbuh, artinya tidak lagi independen, tidak lagi boleh bisa memberikan informasi seakurat mungkin. Justru sebaliknya dengan diberikan insentif, kita akan punya kekuatan untuk terus informasi secara akurat dan terpercaya," ujar Arif dalam jumpa pers melalui daring, Kamis (14/5/2020).

Bantuan yang diberikan pemerintah tidak bersumber dari pemerintah, namun bersumber dari rakyat dan dikembalikan untuk rakyat melalui informasi akurat. (Baca juga: Doa Bersama Beri Ketenangan bagi Masyarakat di Tengah Pandemi Corona)

“Jadi prinsip dari pajak publik yaitu dari publik untuk publik. Publik membayar pajak adalah termasuk kita semua. Publik yang pendapatnya dari pajak adalah kita semua termasuk pers. Pemerintah adalah pihak yang menyalurkannya, pihak yang berwenang untuk mengelola keuangan negara,” jelasnya.

"Jadi kalau sampai media kolaps, memang peran media itu begitu strategis. Harus tetap mampu menyelenggarakan sistem pertukaran informasi dan sebagainya biar informasi itu tidak dimonopoli oleh media sosial," tambahnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Gandeng Homeless...
Pemerintah Gandeng Homeless Media, Dewan Pers: Mereka Jangan Menjadi Humas
Perkuat Kesiapan Kerja,...
Perkuat Kesiapan Kerja, SGU Jalin Kolaborasi dengan Industri Media
AMSI Ungkap Fenomena...
AMSI Ungkap Fenomena AI Crawler Jadi Tekanan Baru Industri Media
Hari Pers Nasional 2026,...
Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Raih Penghargaan dari PWI
Hari Pers Nasional,...
Hari Pers Nasional, Istana Ajak Lawan Hoaks dan Disinformasi
HPN 2026, Wakil Ketua...
HPN 2026, Wakil Ketua MPR: Pers Berkualitas, Demokrasi Berkualitas, Indonesia Berintegritas
Hong Kong Hukum Bos...
Hong Kong Hukum Bos Apple Daily Jimmy Lai 20 Tahun Penjara, Kritiknya Dicap Kolusi dengan Asing
Pemerintah Resmikan...
Pemerintah Resmikan 1.300 Unit Hunian Sementara Korban Bencana Sumatera
Komdigi Susun Etika...
Komdigi Susun Etika dan Peta Jalan Nasional AI, Wamen Nezar: Disiapkan Jadi Perpres
Rekomendasi
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved