Ribuan WNI mulai serbu TPS
Minggu, 30 Maret 2014 - 22:01 WIB
Ribuan WNI mulai serbu TPS
A
A
A
Sindonews.com - Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mulai digelar di luar negeri, Minggu (30/3/2014) hari ini. Ribuan warga negara Indonesia (WNI) di sejumlah negara antusias mendatangi tempat pemungutan suara (TPS).
Di Hong Kong, WNI yang sebagian besar tenaga kerja Indonesia (TKI) berbondong-bondong ke TPS di Lapangan Victoria Park. WNI mulai memadati lapangan di Victoria Park sejak pukul 07.00 waktu setempat.
Warga rela mengantre hingga lebih satu jam untuk bisa mendapatkan giliran mencoblos calon anggota legislatif. Sebelum memasuki TPS, antrean pemilih bahkan mengular hingga 100 meter.
Ketua Panitia Pemilihan Luar Neger (PPLN) Hong Kong Arief Wahyudi mengatakan, jumlah WNI yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 102.265 orang. Selain memilih di TPS, kata dia, WNI juga diperkenankan memilih dengan cara lain yakni surat menyurat lewat pos
"Kami sudah memberitahu seluruh pemilih yang masuk daftar pemilih. Jadi silakan saja memberikan suaranya dengan memilih salah satu sistem yang disediakan," katanya.
Pemungutan suara juga digelar di sejumlah kota lain kemarin, yakni Beijing dan Shanghai (China), Brazillia (Brazil), Kopenhagen (Denmark), dan Santiago (Chile).
Pemilu di luar negeri ini berlangsung lebih awal, yakni antara 30 Maret hingga 6 April 2014. Kendati pemungutan suara lebih awal, namun penghitungan suara tetap dilaksanakan pada 9 April 2014.
Di Hong Kong, WNI yang sebagian besar tenaga kerja Indonesia (TKI) berbondong-bondong ke TPS di Lapangan Victoria Park. WNI mulai memadati lapangan di Victoria Park sejak pukul 07.00 waktu setempat.
Warga rela mengantre hingga lebih satu jam untuk bisa mendapatkan giliran mencoblos calon anggota legislatif. Sebelum memasuki TPS, antrean pemilih bahkan mengular hingga 100 meter.
Ketua Panitia Pemilihan Luar Neger (PPLN) Hong Kong Arief Wahyudi mengatakan, jumlah WNI yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 102.265 orang. Selain memilih di TPS, kata dia, WNI juga diperkenankan memilih dengan cara lain yakni surat menyurat lewat pos
"Kami sudah memberitahu seluruh pemilih yang masuk daftar pemilih. Jadi silakan saja memberikan suaranya dengan memilih salah satu sistem yang disediakan," katanya.
Pemungutan suara juga digelar di sejumlah kota lain kemarin, yakni Beijing dan Shanghai (China), Brazillia (Brazil), Kopenhagen (Denmark), dan Santiago (Chile).
Pemilu di luar negeri ini berlangsung lebih awal, yakni antara 30 Maret hingga 6 April 2014. Kendati pemungutan suara lebih awal, namun penghitungan suara tetap dilaksanakan pada 9 April 2014.
(dam)