Wawan, Atut, & Susi sepakat beri Akil Rp1 M

Kamis, 27 Maret 2014 - 20:04 WIB
Wawan, Atut, & Susi...
Wawan, Atut, & Susi sepakat beri Akil Rp1 M
A A A
Sindonews.com - Komisaris Utama PT Bali Pasific Pragama Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, Gubernur Ratu Atut Chosiyah, advokat sekaligus politikus PDIP Susi Tur Andayani saling sepakat memberi suap Rp1 miliar kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar terkait pengurusan sengketa Pemilukada Lebak di MK.

Fakta itu terungkap dalam sidang lanjutan Wawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan tiga saksi yakni Wakil Bupati Lebak periode 2008-2013 Amir Hamzah (calon bupati), Kasmin (calon wakil bupati pasangan Amir), Deni Saputra (ajudan Amir saat jadi Wabup). Tetapi hanya Amir yang memberikan kesaksian. Karena majelis melihat sidang perkara terdakwa lain masih banyak.

Amir Hamzah membeberkan, permohonan dimasukan ke MK 11 September 2013. 18 hari berselang atau 29 September 2013 terjadi pertemuan di Cafe Lobo Ritz Carlton, Jakarta Selatan antara dia, Kasmin, dan Wawan yang didampingi keponakannya, Andika. Pertemuan terjadi atas permintaan Wawan. Pembicaraan awalnya dimulai dengan basa-basi.

Wawan menanyakan kepada Kasmin kenapa bisa kalah dari pasangan nomor urut 3 Iti Oktavia Jayabaya-Ade Sumardi. Kasmin menyampaikan, bahwa pasangan lain disokong dengan uang yang banyak dan beberapa partai. Sedangkan mereka tidak. Inti pembicaraan, saat itu Wawan mengatakan pernah bertemu Akil dan berbicara masalah Lebak, tapi tidak bicara angka.

"Karena kata Pak Wawan, Pak Akil segan karena sudah dekat. Saat itu saya juga sampaikan ke Pak Wawan bahwa Uci (Susi Tur) juga minta (uang). Kemudian juga kata Pak Wawan baiknya ketemu dengan Uci sekalian juga mau minta Uci jadi pengacara sengketa Kota Serang," kata Amir di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (27/3/14).

Atas permintaan Wawan, Amir menelepon Susi. Akhirnya, Wawan dan Susi bertemu di tempat yang sama satu hari berikutnya. Menurut Amir, pertemuan ini dimaksudkan untuk disinkronkan berapa nilai nominalnya. Meski Wawan tidak bilang akan membantu uang suap.

Satu hari berikutnya atau 1 Oktober 2013 antara pukul 11.00 WIB Susi menelpon Amir dan menyampaikan bahwa Wawan sepakat membantu. Sekira pukul 15.00 WIB, Amir sedang dalam perjalan ke MK untuk mendengarkan putusan sekira pukul 16.00 WIB. Hasilnya, MK memutus Pemungutan Suara Ulang (PSU) di seluruh TPS Kabupaten Lebak.

"Bu Uci sampaikan mau dibantu Rp1 miliar. Ini (atas) permintaan Pak Akil ke Uci," tegasnya.

Dia melanjutkan, usai putusan dibacakan Amir mengirim pesan singkat kepada Ratu Atut. Dia menyampaikan informasi PSU tersebut uang memenangkan sebagian permohonan pasangan Amir-Kasmin. Poin kedua, Amir mengucapkan terima kasih atas bantuan Atut selama ini.

Amir menegaskan, Wawan memang tidak pernah secara langsung tatap muka memberitahu Atut terkait Rp1 miliar yang diminta Akil lewat Susi. Tetapi pada 30 September 2013 Wawan pernah mengirim pesan singkat (SMS) ke Atut.

"Intinya kalau 1 (Rp1 miliar) Pak Wawan dan Bu Atut Ok. Iya jadi (dikasih Wawan ke Susi untuk Akil)," bebernya.

Amir menuturkan, awalnya dia dan Kasmin tidak mau maju sebagai pasanganan. Karena keduanya tidak punya uang, tetapi Wawan sebagai Bendahara Umum (Bendum) DPD Golkar Banten saat itu menyampaikan kepada Kasmin bahwa siap membantu pendanaan mereka.

Dia juga menegaskan, kapasitas Wawan membantu uang suap Rp1 miliar sebagai Bendum DPD Golkar Banten. Anggota JPU Dzakiyul Fikri mempertanyakan kepentingan Wawan membantu uang Rp1 miliar.

"Kalau Bu Uci bilang ke saya bahwa Bu Uci sudah bilang ke Pak Wawan, kalau Lebak menang nama Bu Atut akan baik di mata ARB. Yang kedua Golkar-nya yang untung," imbuh Amir.

Dia menuturkan, Susi sering kali meminta kepada dirinya dan Kasmin terkait permintaan Akil. Bahkan, dia sering memaksa Amir untuk memberikan uang agar dimenangkan Akil di MK. Awalnya Rp3 miliar, kemudian turun Rp2 miliar, dan akhirnya menjadi Rp1 miliar.

Susi bahkan memaksa Amir juga menambah Rp500 juta dan tidak hanya Rp1 miliar. Tetapi Amir bersikeras sejak awal bila ini ada suap menyuap akan terjadi masalah di masa datang. Pernah pada 26 September 2013 di rumah Amir, Susi meminta Amir untuk menyiapkan uang.

"Kata Bu Uci kalau tidak nanti pihak lawan masuk. Pak Akil sudah minta. Saya yakin Bu Uci dekat dengan Pak Akil. Awalnya saya tidak yakin. Tapi dia pernah sebut Bu Rita, istrinya Pak Akil. Karena dia bisa sebut masalah pribadi, jadi saya yakin dekat," tandasnya.

Lebih lanjut, dia membenarkan sebelum permohonan dimasukkan ke MK ada pertemuan di Hotel Sultan, Jakarta. Pertemuan itu terjadi bukan 9 September 2013, tapi antara 3-5 September 2013.

Saat itu Kasmin menelepon Amir dan menyampaikan bahwa ada telepon dari Wakil Ketua DPRD Banten sekaligus Ketua Timses Suparman untuk bertemu pengurus DPP Golkar. Pihak yang hadir yakni, Amir, Kasmin, Suparman, Atut, Ketua DPD Golkar Ade Komaruddin, advokat sekaligus fungsionaris Golkar Rudy Alfonso disertai dua stafnya, dan seseorang bernama Andika. Atut memperkenalkan Amir dengan Rudy.

"Waktu itu Ibu Gubernur dan Pak Rudy Alfonso agak kurang yakin dengan rencana gugatan. Karena selisih suara jauh. Saya bilang ini, ini, ini. Katanya lengkapi saja. Kemudian belakangan ada bukti-bukti pelanggaran dari relawan. Jadi kita ajukan," tegasnya.

Baca berita:
Wawan berdalih uang Rp1 M inisiatif Amir & Susi
(kri)
Berita Terkait
Menkumham Serahkan 1.000...
Menkumham Serahkan 1.000 Paket Sembako-Alkes Buatan Napi
Kejari Tanggamus Tetapkan...
Kejari Tanggamus Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Alkes RSUD Batin Mangunang
Korupsi Alkes Banten...
Korupsi Alkes Banten dan TPPU, Wawan Dituntut 6 Tahun Penjara
Kasus Korupsi Alkes,...
Kasus Korupsi Alkes, Tubagus Chaeri Wardana Divonis Empat Tahun Penjara
Wawan: Saya jadi Pengusaha...
Wawan: Saya jadi Pengusaha Sebelum Atut Jadi Gubernur Banten
Bantu Tangani COVID-19,...
Bantu Tangani COVID-19, Merck Salurkan Alkes dan Ambulans
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan Houthi Sepakat Melakukan Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved