Jelang pemilu, belasan pengurus KPU daerah masih kosong
Rabu, 26 Maret 2014 - 11:55 WIB
Jelang pemilu, belasan pengurus KPU daerah masih kosong
A
A
A
Sindonews.com - Meski pemungutan suara tinggal menghitung hari lagi, tetapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menetapkan 11 pengurus KPU Daerah tingkat Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku.
Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyatakan, untuk 11 pengurus KPU daerah tersebut masih tahap seleksi. Namun, kekhawatiran muncul, karena pengurus yang baru itu harus menyiapkan semua kebutuhan pemilu legislatif.
"Oh lagi proses fit and proper test sampai hari ini, selesai sebelum 9 April lah," kata Ferry di kantor KPU, Rabu (26/3/2014).
Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Ferry menjamin persiapan pemungutan suara di daerah tersebut tetap aman. Alasannya, KPU masih menggunakan komisoner KPU yang lama untuk menyiapkan tahapan pemilu.
"Karena memang dateline waktunya harus ditentukan sekarang, jadi mereka (komisioner baru) sedang fit and proper test," ujarnya.
Dia menambahkan, sempitnya waktu persiapan pemilu menjadi alasan calon pengurus yang tersaring tersebut harus mempunyai pengetahuan tahapan pemilu, termasuk tahapan yang sudah berjalan di Maluku. "Nanti kalau misalkan batas waktunya sudah beres, baru dilantik," tutupnya.
Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyatakan, untuk 11 pengurus KPU daerah tersebut masih tahap seleksi. Namun, kekhawatiran muncul, karena pengurus yang baru itu harus menyiapkan semua kebutuhan pemilu legislatif.
"Oh lagi proses fit and proper test sampai hari ini, selesai sebelum 9 April lah," kata Ferry di kantor KPU, Rabu (26/3/2014).
Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Ferry menjamin persiapan pemungutan suara di daerah tersebut tetap aman. Alasannya, KPU masih menggunakan komisoner KPU yang lama untuk menyiapkan tahapan pemilu.
"Karena memang dateline waktunya harus ditentukan sekarang, jadi mereka (komisioner baru) sedang fit and proper test," ujarnya.
Dia menambahkan, sempitnya waktu persiapan pemilu menjadi alasan calon pengurus yang tersaring tersebut harus mempunyai pengetahuan tahapan pemilu, termasuk tahapan yang sudah berjalan di Maluku. "Nanti kalau misalkan batas waktunya sudah beres, baru dilantik," tutupnya.
(kur)