WIN-HT sudah pantas pimpin Indonesia

Minggu, 23 Maret 2014 - 14:39 WIB
WIN-HT sudah pantas...
WIN-HT sudah pantas pimpin Indonesia
A A A
Sindonews.com - Pencapresan Joko Widodo dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapat banyak tanggapan dari warga khususnya di DKI Jakarta. Sebagian mendukung pencalonan tersebut, namun tak sedikit yang menolak Jokowi merebutkan kursi RI 1.

Poang, salah seorang warga RT 01/RW 07 Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur menilai, mandat yang diberikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Jokowi terlalu terburu-buru. Sebagai Gubernur DKI, Jokowi dinilai belum pantas mencalonkan diri, melihat kinerja selama tahun Ke-2 belum menunjukan hasil apapun.

"Bereskan dahulu Jakarta, baru nyapres. Jakarta saja masih banyak masalah, sudah mau ngurusin Indonesia," katanya kepada wartawan, Minggu (23/3/2014).

Menurut dia, kepopuleran Jokowi juga tidak serta merta menunjukan kemampuannya dalam memimpin bangsa. Pasangan dari partai lain, yakni Capres dan Cawapres Partai Hanura Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo dinilai lebih dapat diandalkan sebagai pemimpin.

"WIN-HT itu pasangan bagus, mereka sudah pantas buat maju jadi capres dan cawapres. Kalau Jokowi itu belum pantas. Belum beres Jakarta," kata Poang.

Kekecewaan pencapresan Jokowi juga dirasakan Ade (40). Warga Cipinang Muara ini mengaku sangat dikhianati oleh Jokowi. Padahal pada Pilkada tahun 2012 lalu, dirinya sangat mendukung Jokowi maju sebagai gubernur.

"Kecewa, saya dahulu dukung Jokowi jadi gubernur dengan harapan bisa membangun Jakarta menjadi lebih baik. Belum terlihat kerjanya sudah meninggalkan Jakarta demi jadi presiden," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga RW07 Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, yang mayoritas laki-laki berdandan mengenakan baju daster layaknya seorang wanita.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pengusungan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Calon Presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Aksi berdandan layaknya wanita ini menunjukan protes terhadap tindakan Jokowi yang seperti perempuan. Mandat yang diberikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dianggap sebagai perintah seorang suami kepada istri yang harus dituruti.

Baca:
Jokowi diminta tak jadi 'banci'
(mhd)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
Bertemu Panglima TNI,...
Bertemu Panglima TNI, Kapolri Ungkap Ada yang Ingin Pecah Belah Sinergitas TNI-Polri
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved