Jazuli klarifikasi soal anak-anak di kampanye perdana PKS
Jum'at, 21 Maret 2014 - 16:16 WIB
Jazuli klarifikasi soal anak-anak di kampanye perdana PKS
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta tak menghadiri panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), untuk mengklarifikasi pelibatan anak di bawah umur saat kegiatan kampanye PKS di Gelora Bung Karno (GBK).
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Jazuli Juwaini mengatakan, Presiden PKS berhalangan hadir lantaran ibundanya sedang sakit.
"Saya ditugaskan tim DPP untuk klarifikasi terkait kehadiran anak-anak dalam kampanye terbuka di GBK," kata Jazuli di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (21/3/2014).
Dia melanjutkan, pihaknya akan menjelaskan semua fakta yang terjadi kepada Bawaslu tentang kegiatan kampanye pada 16 Maret 2014 lalu. Menurutnya, kehadiran PKS di Bawaslu, bentuk sikap kooperatif partainya untuk menjelaskan duduk persoalan yang sebenarnya.
"Kami di PKS sangat kooperatif. Saya akan ditanya apa saya harus tahu dahulu," katanya.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Muhammad, meminta klarifikasi kepada Presiden PKS Anis Matta, terkait ucapannya yang mengatakan pelibatan anak kecil dalam kampanye bagian dari pendidikan politik.
Namun, Bawaslu menolak hal tersebut. Muhammad mengatakan, tidak ada alasan bagi peserta pemilu untuk melibatkan anak kecil dalam kegiatan kampanye. "Perlu kita dengar langsung statement itu soal alasan, substansi dan kenapa keluar statement seperti itu," kata Muhammad, Rabu 19 Maret 2014.
"Indikasinya adalah pelanggaran. Karena dalam undang-undang pemilu, PKPU (peraturan KPU), perlindungan anak, tidak ada satupun yang membenarkan pelibatan anak-anak dalam segala wujud," imbuhnya.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Jazuli Juwaini mengatakan, Presiden PKS berhalangan hadir lantaran ibundanya sedang sakit.
"Saya ditugaskan tim DPP untuk klarifikasi terkait kehadiran anak-anak dalam kampanye terbuka di GBK," kata Jazuli di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (21/3/2014).
Dia melanjutkan, pihaknya akan menjelaskan semua fakta yang terjadi kepada Bawaslu tentang kegiatan kampanye pada 16 Maret 2014 lalu. Menurutnya, kehadiran PKS di Bawaslu, bentuk sikap kooperatif partainya untuk menjelaskan duduk persoalan yang sebenarnya.
"Kami di PKS sangat kooperatif. Saya akan ditanya apa saya harus tahu dahulu," katanya.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Muhammad, meminta klarifikasi kepada Presiden PKS Anis Matta, terkait ucapannya yang mengatakan pelibatan anak kecil dalam kampanye bagian dari pendidikan politik.
Namun, Bawaslu menolak hal tersebut. Muhammad mengatakan, tidak ada alasan bagi peserta pemilu untuk melibatkan anak kecil dalam kegiatan kampanye. "Perlu kita dengar langsung statement itu soal alasan, substansi dan kenapa keluar statement seperti itu," kata Muhammad, Rabu 19 Maret 2014.
"Indikasinya adalah pelanggaran. Karena dalam undang-undang pemilu, PKPU (peraturan KPU), perlindungan anak, tidak ada satupun yang membenarkan pelibatan anak-anak dalam segala wujud," imbuhnya.
(maf)