KPU siap beberkan alasan pencoretan parpol dan caleg

Kamis, 20 Maret 2014 - 20:37 WIB
KPU siap beberkan alasan...
KPU siap beberkan alasan pencoretan parpol dan caleg
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) siap menjelaskan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tentang alasannya mencoret sembilan partai politik untuk keikutsertaan pemilu di sejumlah daerah, dan 35 calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan siap memaparkan hak itu saat pertemuan yang akan dihadiri KPU daerah dan Bawaslu sebelum pengambilan keputusan akhir.

"Kami panggil KPU daerah saat mediasi. Kami juga akan membawa berita cara, kronologi, dokumen, temasuk bukti bahwa KPU daerah sudah memberitahu partai dan calon DPD untuk melaporkan dana kampanyenya," ujar Ferry di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis (20/3/2014).

Bawaslu mencatat tujuh partai politik (parpol) mendaftarkan gugatan terkait putusan diskualifikasi KPU. Bawaslu sudah menutup pendaftaran pada Rabu 19 Maret 2014 pada pukul 24.00 WIB. Sementara Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Keadilan

Sejahtera (PKS) tidak mengajukan gugatan. Sebab hingga waktu pendaftaran gugatan berakhir, kedua parpol itu tidak hadir. Pencoretan merupakan sanksi yang dijatuhkan KPU kepada parpol dan caleg yang tidak menyerahkan dana kampanye hingga 2 Maret lalu.
(dam)
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved