Jangan pilih caleg muka lama
Rabu, 19 Maret 2014 - 19:53 WIB
Jangan pilih caleg muka lama
A
A
A
Sindonews.com - Cendekiawan Muhammadiyah Zuly Qodir menyampaikan 90 persen wajah caleg yang bakal duduk di Senayan, merupakan wajah lama. Artinya, mereka sebelumnya menduduki kursi legislatif 2009-2014, kini ingin merebutkan kembali kursi empuk tersebut.
"Kalau kita lihat 90 persen caleg sekarang incumbent, 70 persen dari mereka merupakan wajah lama, sudah tua-tua di atas kepala lima," kata Zuly Qodir, dalam peresmian Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pandu Bangsa, di Jalan Lingkar Utara, depan UPN Veteran Yogyakarta, Rabu (19/3/2014).
Zuly berharap, agar pemilih pada 9 April 2014 nanti memilih caleg yang usianya masih muda dan memiliki intelektual tinggi. Dia mengajak agar tidak memilih caleg wajah lama, karena kinerja selama lima tahun masa kerja kurang mengembirakan.
Meski tak ingin disebut berkampanye, dia berharap agar mantan anak didiknya Andika Pandu Puragabaya yang menjadi caleg dari Gerinda dapil DIY terpilih menjadi anggota legislatif DPR.
"Ibarat mesin mobil, mana yang bagus dan nyaman dinaiki? Yang muda atau yang mesin tua, tentu yang muda, memiliki langkah stategis, berani mengambil keputusan dengan tepat, dan tentu kinerjanya lebih bagus," ungkapnya.
Mantan Panglima TNI Jendral (Pur) Djoko Santoso berharap agar putra sulungnya Andika Pandu Puragabaya tidak melakukan korupsi jika menjadi anggota dewan. Dia ingin putranya meneruskan 'perjuangan' ayahnya dalam mengemban tugas dengan baik tanpa ada cidera.
"Saya pesan jangan korupsi, harus amanah mengemban tugas yang diberikan oleh rakyat," jelas Djoko Santoso.
"Kalau kita lihat 90 persen caleg sekarang incumbent, 70 persen dari mereka merupakan wajah lama, sudah tua-tua di atas kepala lima," kata Zuly Qodir, dalam peresmian Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pandu Bangsa, di Jalan Lingkar Utara, depan UPN Veteran Yogyakarta, Rabu (19/3/2014).
Zuly berharap, agar pemilih pada 9 April 2014 nanti memilih caleg yang usianya masih muda dan memiliki intelektual tinggi. Dia mengajak agar tidak memilih caleg wajah lama, karena kinerja selama lima tahun masa kerja kurang mengembirakan.
Meski tak ingin disebut berkampanye, dia berharap agar mantan anak didiknya Andika Pandu Puragabaya yang menjadi caleg dari Gerinda dapil DIY terpilih menjadi anggota legislatif DPR.
"Ibarat mesin mobil, mana yang bagus dan nyaman dinaiki? Yang muda atau yang mesin tua, tentu yang muda, memiliki langkah stategis, berani mengambil keputusan dengan tepat, dan tentu kinerjanya lebih bagus," ungkapnya.
Mantan Panglima TNI Jendral (Pur) Djoko Santoso berharap agar putra sulungnya Andika Pandu Puragabaya tidak melakukan korupsi jika menjadi anggota dewan. Dia ingin putranya meneruskan 'perjuangan' ayahnya dalam mengemban tugas dengan baik tanpa ada cidera.
"Saya pesan jangan korupsi, harus amanah mengemban tugas yang diberikan oleh rakyat," jelas Djoko Santoso.
(san)