Pramono enggan komentari polemik perjanjian Batutulis
Senin, 17 Maret 2014 - 11:44 WIB
Pramono enggan komentari polemik perjanjian Batutulis
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pramono Anung tak mau berkomentar banyak terkait kabar kekecewaan calon presiden (capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto mengenai perjanjian Batutulis
"Saya tidak mendengar (kekecewaan) itu ya," kata Pramono kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2014).
Ia pun tak mau mengomentari terlalu jauh mengenai kabar itu dan memilih untuk fokus memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) di pesta demokrasi tahun ini. "Kita melihat ke depan lah, Pileg dan Pilpres kan sudah sebentar lagi," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto merasa kecewa terhadap PDIP terkait perjanjian Batutulis.
Dokumen perjanjian Batutulis itu ditandatangani Ketua umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto ketika maju sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2009. Salah satu poinnya menjelaskan bahwa Megawati akan mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2014.
"Nah kalau anda dipihak saya, kira-kira kalau Anda manusia dan ada dipihak saya, kira-kira kecewa atau tidak? Ya Anda menilai saja," kata Prabowo dengan nada tinggi saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, kemarin.
Dia mengaku sudah menagih perjanjian Batutulis tersebut kepada Megawati. "Saya sudah minta, ya cukup lama. Berapa bulan gitu. Saya tidak mengerti apa salah saya, karena saya selalu menghormati beliau. Saya tidak merasa berbuat apa-apa. Saya menjaga karena saya ingin kebaikan untuk negara dan bangsa kita," tuturnya.
"Saya tidak mendengar (kekecewaan) itu ya," kata Pramono kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2014).
Ia pun tak mau mengomentari terlalu jauh mengenai kabar itu dan memilih untuk fokus memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) di pesta demokrasi tahun ini. "Kita melihat ke depan lah, Pileg dan Pilpres kan sudah sebentar lagi," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto merasa kecewa terhadap PDIP terkait perjanjian Batutulis.
Dokumen perjanjian Batutulis itu ditandatangani Ketua umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto ketika maju sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2009. Salah satu poinnya menjelaskan bahwa Megawati akan mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2014.
"Nah kalau anda dipihak saya, kira-kira kalau Anda manusia dan ada dipihak saya, kira-kira kecewa atau tidak? Ya Anda menilai saja," kata Prabowo dengan nada tinggi saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, kemarin.
Dia mengaku sudah menagih perjanjian Batutulis tersebut kepada Megawati. "Saya sudah minta, ya cukup lama. Berapa bulan gitu. Saya tidak mengerti apa salah saya, karena saya selalu menghormati beliau. Saya tidak merasa berbuat apa-apa. Saya menjaga karena saya ingin kebaikan untuk negara dan bangsa kita," tuturnya.
(kri)