34 kepala daerah jadi jurkam parpol
Jum'at, 14 Maret 2014 - 22:31 WIB
34 kepala daerah jadi jurkam parpol
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan jumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengajukan cuti dan pemberitahuan untuk menjadi jurkam sudah bertambah. Saat ini sudah terdapat 34 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terdiri atas 23 gubernur dan 11 wakil gubernur.
"Sembilan sudah ditandatangani Mendagri. 11 naik ke Mendagri. Dalam proses itu berjumlah 10 dan yang tidak perlu diproses karena hanya berkampanye di hari libur berjumlah empat," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Didik Suprayitno kepada wartawan, Jumat (14/3/2014).
Didik mengatakan, kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengajukan cuti saat Pemilu Legislatif mendatang diantaranya Gubernur Sumatera Utara Gatot Puji Nugroho dari PKS, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dari PKS, Alex Noerdin yang merupakan Gubernur Sumatera Selatan dari Golkar, dan Ahmad Heryawan yang merupakan Gubernur Jabar dari PKS.
"Gubernur Jawa Timur Soekarwo dari Partai Demokrat, Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya dari PDIP, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dari PDIP dan yang juga Gubernur Kalimantan Selatan Rudi Arifin dari PPP," jelasnya.
Kemudian, Gubernur Sulawesi Selatan Longki Djanggola untuk Partai Gerindra, Anwar Adnan Saleh yang juga Gubernur Sulawesi Barat dari Golkar, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus dari Demokrat, Gubernur Lampung Sjachroedin.
"Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dari PDIP, Gubernur Bali dari Demokrat Made Mangku Pastika, Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul dari Demokrat. Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam dari PAN, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dari Golkar, dan Gubernur Papua Lukas Enembe dari Demokrat," katanya.
Selanjutnya, Gubernur Bangka Belitung Rustam effendi dari PDIP, Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang juga dari Partai Aceh dan Awang Faroek Ishak yang merupakan Gubernur Kalimantan Timur dari Golkar.
Sedangkan Wakil Gubernur (wagub) yang mengajukan cuti adalah Wagub Sulbar Aladin S Mengga dari PDIP, Wagub Sumsel Ishak Mekki dari Demokrat, Muslim Kasim yang juga Wagub Sumbar dari Golkar dan Wagub Bali I Ketut Sudikerta dari Golkar serta Wagub Kepulauan Riau M Soerya Respationo dari PDIP.
"Wagub NTB Muhammad Amin dari Golkar, Klemen TinaL yang merupakan Wagub Papua dari Golkar, Wagub Kalbar Christiady Sanjaya dari PDIP dan Muzakir Mabaf Wagub Aceh dari Partai Aceh," ujarnya.
Didik menambahkan, kepala daerah yang tidak diproses atau hanya pemberitahuan menjadi juru kampanye pada pemilu mendatang diantaranya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dari PDIP dan Said Assagaf yang merupakan Gubernur Maluku dari Golkar.
"Wagubnya itu, Rano Karno yang merupakan Wagub Banten dari PDIP dan Wagub Jawa Tengah, Heru Sujatmoko dari PDIP," katanya.
"Sembilan sudah ditandatangani Mendagri. 11 naik ke Mendagri. Dalam proses itu berjumlah 10 dan yang tidak perlu diproses karena hanya berkampanye di hari libur berjumlah empat," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Didik Suprayitno kepada wartawan, Jumat (14/3/2014).
Didik mengatakan, kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengajukan cuti saat Pemilu Legislatif mendatang diantaranya Gubernur Sumatera Utara Gatot Puji Nugroho dari PKS, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dari PKS, Alex Noerdin yang merupakan Gubernur Sumatera Selatan dari Golkar, dan Ahmad Heryawan yang merupakan Gubernur Jabar dari PKS.
"Gubernur Jawa Timur Soekarwo dari Partai Demokrat, Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya dari PDIP, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dari PDIP dan yang juga Gubernur Kalimantan Selatan Rudi Arifin dari PPP," jelasnya.
Kemudian, Gubernur Sulawesi Selatan Longki Djanggola untuk Partai Gerindra, Anwar Adnan Saleh yang juga Gubernur Sulawesi Barat dari Golkar, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus dari Demokrat, Gubernur Lampung Sjachroedin.
"Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dari PDIP, Gubernur Bali dari Demokrat Made Mangku Pastika, Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul dari Demokrat. Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam dari PAN, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dari Golkar, dan Gubernur Papua Lukas Enembe dari Demokrat," katanya.
Selanjutnya, Gubernur Bangka Belitung Rustam effendi dari PDIP, Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang juga dari Partai Aceh dan Awang Faroek Ishak yang merupakan Gubernur Kalimantan Timur dari Golkar.
Sedangkan Wakil Gubernur (wagub) yang mengajukan cuti adalah Wagub Sulbar Aladin S Mengga dari PDIP, Wagub Sumsel Ishak Mekki dari Demokrat, Muslim Kasim yang juga Wagub Sumbar dari Golkar dan Wagub Bali I Ketut Sudikerta dari Golkar serta Wagub Kepulauan Riau M Soerya Respationo dari PDIP.
"Wagub NTB Muhammad Amin dari Golkar, Klemen TinaL yang merupakan Wagub Papua dari Golkar, Wagub Kalbar Christiady Sanjaya dari PDIP dan Muzakir Mabaf Wagub Aceh dari Partai Aceh," ujarnya.
Didik menambahkan, kepala daerah yang tidak diproses atau hanya pemberitahuan menjadi juru kampanye pada pemilu mendatang diantaranya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dari PDIP dan Said Assagaf yang merupakan Gubernur Maluku dari Golkar.
"Wagubnya itu, Rano Karno yang merupakan Wagub Banten dari PDIP dan Wagub Jawa Tengah, Heru Sujatmoko dari PDIP," katanya.
(kri)