Golkar tak Serius tawari Gus Ipul jadi jurkam
Jum'at, 14 Maret 2014 - 16:08 WIB
Golkar tak Serius tawari Gus Ipul jadi jurkam
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menganggap tawaran sebagai Juru Kampanye (Jurkam) oleh Partai Golkar bukan tawaran yang serius. Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul ini tawaran itu hanya bentuk penghormatan semata.
"Golkar juga enggak serius itu. Itu ngasih penghormatan kepada saya. Enggak ada yang nawari resmi, ndak onok," kata Ketua PBNU kepada wartawan usai salat Jumat di Masjid Baitul Hamdi, Jumat (14/3/2014).
Ia juga mengaku, sampai saat ini memang belum ada parpol lainnya yang mememintanya sebagai Jurkam. Menurutnya, beberapa parpol mengetahui ketika Gubenur Jawa Timur Soekarwo cuti kampanye maka Wakil Gubernur yang akan menggantikan sementara di pemerintahan.
"Nawari yang serius enggak ada lah. Tapi nawari yang nggak serius onok (ada)," katanya.
Mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) ini menanggapi terkait adanya desakkan sejumlah pihak untuk segera berpartai setelah perhelatan Pileg 2014 ini.
"Oh.. enggak lah untuk berpartai. Nanti lah untuk berpartai kita lihat. Sekarang koncone partai akeh. Sekarang fokus ke pileg saja," tukasnya.
Sebagaimana diketahui, Ketua DPD Golkar Jatim Zainuddin Amali menunjuk Saifullah Yusuf sebagai Jurkam Golkar. Alasannya, karena Gus Ipul Dewan Penasihat Majelis Dakwah Islam (MDI).
MDI merupakan salah satu Ormas Underbow Pertai berlambang pohon beringin. Zainuddin Amali menegaskan, Gus Ipul harus bersedia menjadi Jurkam Golkar. "Harus mau lah. Beliau kan sudah dilantik," ujarnya kala itu.
"Golkar juga enggak serius itu. Itu ngasih penghormatan kepada saya. Enggak ada yang nawari resmi, ndak onok," kata Ketua PBNU kepada wartawan usai salat Jumat di Masjid Baitul Hamdi, Jumat (14/3/2014).
Ia juga mengaku, sampai saat ini memang belum ada parpol lainnya yang mememintanya sebagai Jurkam. Menurutnya, beberapa parpol mengetahui ketika Gubenur Jawa Timur Soekarwo cuti kampanye maka Wakil Gubernur yang akan menggantikan sementara di pemerintahan.
"Nawari yang serius enggak ada lah. Tapi nawari yang nggak serius onok (ada)," katanya.
Mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) ini menanggapi terkait adanya desakkan sejumlah pihak untuk segera berpartai setelah perhelatan Pileg 2014 ini.
"Oh.. enggak lah untuk berpartai. Nanti lah untuk berpartai kita lihat. Sekarang koncone partai akeh. Sekarang fokus ke pileg saja," tukasnya.
Sebagaimana diketahui, Ketua DPD Golkar Jatim Zainuddin Amali menunjuk Saifullah Yusuf sebagai Jurkam Golkar. Alasannya, karena Gus Ipul Dewan Penasihat Majelis Dakwah Islam (MDI).
MDI merupakan salah satu Ormas Underbow Pertai berlambang pohon beringin. Zainuddin Amali menegaskan, Gus Ipul harus bersedia menjadi Jurkam Golkar. "Harus mau lah. Beliau kan sudah dilantik," ujarnya kala itu.
(lns)