DPD Hanura DIY sayangkan perusakan posko
Jum'at, 14 Maret 2014 - 14:15 WIB
DPD Hanura DIY sayangkan perusakan posko
A
A
A
Sindonews.com - DPD Partai Hanura DIY menyayangkan terjadinya aksi perusakan posko Caleg Partai Hanura Roberto Everhard. Kejadian tersebut bertolak belakang dengan deklarasi damai yang ditandatangai partai politik peserta pemilu dua hari lalu.
Ketua DPD Partai Hanura DIY Adhi Nugroho mengatakan, dua hari lalu semua parpol peserta Pemilu di DIY sudah sepakat dan berikrar mendatangani deklarasi damai. "Tapi ikrar tersebut dengan mudahnya diingkari. Perusakan Posko Caleg Hanura bentuk dari tidak konsisten. Kami menyayangkan kejadian itu," katanya, Jumat (14/3/2014).
Dia mengatakan, menjelang Pemilu kondisi memang memanas. Namun jika mampu menahan diri, hal-hal negatif tersebut bisa dihindari. "Kita selalu mengedepankan hati nurani. Tapi di sisi lain, apa pun jenis tindakan yang melanggar hukum, harus diproses diproses hukum," tegasnya.
Adhi juga memita kepada aparat kepolisian mengungkapkan kejadian tersebut. Polisi juga harus mampu meredam segala bentuk tindakan yang menjurus anarkhis.
"Ini menjelang Pemilu, polisi harus tegas menindak siapa pun yang melanggara hukum dan anarkhis. Kami menginginkan kondisi menjelang Pemilu tetap terjaga aman dan nyaman," pintanya.
Ketua DPD Partai Hanura DIY Adhi Nugroho mengatakan, dua hari lalu semua parpol peserta Pemilu di DIY sudah sepakat dan berikrar mendatangani deklarasi damai. "Tapi ikrar tersebut dengan mudahnya diingkari. Perusakan Posko Caleg Hanura bentuk dari tidak konsisten. Kami menyayangkan kejadian itu," katanya, Jumat (14/3/2014).
Dia mengatakan, menjelang Pemilu kondisi memang memanas. Namun jika mampu menahan diri, hal-hal negatif tersebut bisa dihindari. "Kita selalu mengedepankan hati nurani. Tapi di sisi lain, apa pun jenis tindakan yang melanggar hukum, harus diproses diproses hukum," tegasnya.
Adhi juga memita kepada aparat kepolisian mengungkapkan kejadian tersebut. Polisi juga harus mampu meredam segala bentuk tindakan yang menjurus anarkhis.
"Ini menjelang Pemilu, polisi harus tegas menindak siapa pun yang melanggara hukum dan anarkhis. Kami menginginkan kondisi menjelang Pemilu tetap terjaga aman dan nyaman," pintanya.
(lns)