KPU & Bawaslu koordinasi soal sanksi diskualifikasi

Kamis, 13 Maret 2014 - 20:52 WIB
KPU & Bawaslu koordinasi...
KPU & Bawaslu koordinasi soal sanksi diskualifikasi
A A A
Sindonews.com - Setelah selesai melakukan rapat koordinasi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat provinsi, pada Rabu 12 Maret 2014, KPU lakukan koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Koordinasi ini untuk memutuskan peserta pemilihan umum (pemilu), baik partai politik (parpol) dan calon perseorangan untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang terkena sanksi diskualifikasi.

"Kita koordinasikan dengan Bawaslu. Kita identifikasi jenis persoalan yang ada," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik, di Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Husni menyatakan, pihaknya mengakui secara umum peserta pemilu yang akan terkena sanksi adalah, parpol dan caleg DPD yang tidak menyerahkan dana kampanye pada 2 Maret 2014, serta menyerahkan laporan di atas pukul 18.00 WIB.

"Mereka menyatakan komplain atas keterlambatan, itu masalah besar. Lalu gimana yang serahkan," ucapnya.

Dia mengungkapkan, bersama KPU Provinsi baru tahap klarifikasi masalah. Belum sampai pada tingkat menyimpulkan peserta pemilu mana yang bakal terkena sanksi diskualifikasi. Sehingga keputusan masih menunggu hasil pleno.

"Belum masuk ke jumlah partai di daerah dan jumlah DPD yang terlambat," imbuh mantan Ketua KPU Sumatera Barat ini.

Seperti diketahui, dalam Undang-undang (UU) Nomor 8 Tahun 2012 dan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 17 Tahun 2013, peserta pemilu yang keberatan atas sanksi diskualifikasi diberi kesempatan menggugat ke Bawaslu, paling lama lima hari setelah putusan KPU keluar.
(maf)
Berita Terkait
Uji Publik Rancangan...
Uji Publik Rancangan Peraturan KPU
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
KPU Minta Pemerintah...
KPU Minta Pemerintah Terbitkan Perppu Pemilu Sebelum 14 Desember 2022
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Berita Terkini
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
Bertemu Panglima TNI,...
Bertemu Panglima TNI, Kapolri Ungkap Ada yang Ingin Pecah Belah Sinergitas TNI-Polri
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved