Sembilan kepala daerah siap berkampanye
Jum'at, 07 Maret 2014 - 05:40 WIB
Sembilan kepala daerah siap berkampanye
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan ada sembilan kepala daerah yang akan menjadi juru kampanye (jurkam) partainya masing-masing.
"Tujuh kepala daerah mengajukan permohonan cuti. Satu kepala daerah pemberitahuan menjadi jurkam di hari sabtu dan minggu. Sedangkan satu lainnya baru menyatakan secara lisan," ujar Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Didik Suprayitno, Kamis 7 Maret 2014,
Didik mengatakan kesembilan kepala daerah tersebut adalah Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin yang berasal dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin untuk Partai Golkar, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki dari Partai Demokrat, dan Gubernur Jawa Timur yang berasal dari Partai Demokrat yaitu Soekarwo.
"Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola untuk Partai Gerindra, Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan untuk Partai Golkar dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk PKS," paparnya.
Didik menambahkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengirimkan surat pemberitahuan menjadi jurkam. Pemberitahuan tersebut karena Joko Widodo menjadi jurkam bukan pada hari kerja. "Sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo baru memberitahukan secara lisan," katanya.
Dari tujuh kepala daerah yang mengajukan cuti, baru Gubernur Sulawesi Barat yang mendapat persetujuan. Pasalnya pengajuan izin tersebut dilakukan lebih dulu.
Dia mengatakan dalam pengajuan cuti dan pemberitahuan turut serta dalam kampanye wajib mencantumkan tanggal dan lokasi kegiatan.
Wasekjen PDIP, Hasto Hasto Kristiyanto mengatakan tidak hanya Ganjar Pranowo dan Joko Widodo yang ditunjuk sebagai jurkam. Meskipun baru kedua kepala daerah tersebut yang sudah memberitahukan kepada Kemendagri, PDIP telah menetapkan beberapa kepala daerah yang diusungnya sebagai jurkam nasional.
"Ada Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, Gubernur Lampung Syachruddin ZP. Lalu Wakil Gubernur Banten Rano Karno, dan Gubernur Kepulauan Riau Suryo Respati. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi dan Frans Lebu Raya yang juga Gubernur Nusa Tenggara Timur," tuturnya.
"Tujuh kepala daerah mengajukan permohonan cuti. Satu kepala daerah pemberitahuan menjadi jurkam di hari sabtu dan minggu. Sedangkan satu lainnya baru menyatakan secara lisan," ujar Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Didik Suprayitno, Kamis 7 Maret 2014,
Didik mengatakan kesembilan kepala daerah tersebut adalah Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin yang berasal dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin untuk Partai Golkar, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki dari Partai Demokrat, dan Gubernur Jawa Timur yang berasal dari Partai Demokrat yaitu Soekarwo.
"Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola untuk Partai Gerindra, Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan untuk Partai Golkar dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk PKS," paparnya.
Didik menambahkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengirimkan surat pemberitahuan menjadi jurkam. Pemberitahuan tersebut karena Joko Widodo menjadi jurkam bukan pada hari kerja. "Sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo baru memberitahukan secara lisan," katanya.
Dari tujuh kepala daerah yang mengajukan cuti, baru Gubernur Sulawesi Barat yang mendapat persetujuan. Pasalnya pengajuan izin tersebut dilakukan lebih dulu.
Dia mengatakan dalam pengajuan cuti dan pemberitahuan turut serta dalam kampanye wajib mencantumkan tanggal dan lokasi kegiatan.
Wasekjen PDIP, Hasto Hasto Kristiyanto mengatakan tidak hanya Ganjar Pranowo dan Joko Widodo yang ditunjuk sebagai jurkam. Meskipun baru kedua kepala daerah tersebut yang sudah memberitahukan kepada Kemendagri, PDIP telah menetapkan beberapa kepala daerah yang diusungnya sebagai jurkam nasional.
"Ada Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, Gubernur Lampung Syachruddin ZP. Lalu Wakil Gubernur Banten Rano Karno, dan Gubernur Kepulauan Riau Suryo Respati. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi dan Frans Lebu Raya yang juga Gubernur Nusa Tenggara Timur," tuturnya.
(dam)