Caleg Hanura bertekad ciptakan masyarakat mandiri
Rabu, 05 Maret 2014 - 11:24 WIB
Caleg Hanura bertekad ciptakan masyarakat mandiri
A
A
A
Sindonews.com - Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 tinggal menghitung hari. Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) terus berlomba-lomba mempublikasikan dirinya, agar bisa mendulang suara dari daerah pemilihan (dapil) mereka.
Hal tersebut juga dilakukan Caleg Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) untuk DPRD DKI Jakarta, Savitri Dian Damayanti, dengan Dapil 8 Jakarta Selatan (Jaksel).
Savitri mengatakan, keinginannya untuk terjun di dunia politik merupakan murni untuk memperjuangan kesejahteraan perempuan dan anak-anak. Hal tersebut bisa tercapai, jika dia berhasil duduk di kursi empuk DPRD DKI Jakarta.
"Jika terpilih, saya akan memperhatikan perempuan dan anak menuju masyarakat yang sejahtera dengan kemandirian yang tentunya akan saya perjuangkan nanti," kata Savitri saat ditemui saat bazaar murah Srikandi Hanura, di Jakarta, Rabu (5/3/2014).
Ia melanjutkan, fokusnya kepada perempuan dan anak, karena peran perempuan di wilayah DKI Jakarta mulai bergeser. Bukan lagi pendamping suami dan ibu bagi anak-anaknya. Namun perempuan bisa dikatakan sebagai kepala keluarga untuk mencari nafkah.
"Sedangkan untuk anak-anak, akan difokuskan pada pendidikan anak usia dini. Tujuannya untuk pembentukan perkembangan otak secara dini kepada anak-anak usia nol sampai lima tahun. Selain itu, UKM (Usaha Kecil Menengah) akan dikembangkan di Jakarta," pungkasnya.
Hal tersebut juga dilakukan Caleg Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) untuk DPRD DKI Jakarta, Savitri Dian Damayanti, dengan Dapil 8 Jakarta Selatan (Jaksel).
Savitri mengatakan, keinginannya untuk terjun di dunia politik merupakan murni untuk memperjuangan kesejahteraan perempuan dan anak-anak. Hal tersebut bisa tercapai, jika dia berhasil duduk di kursi empuk DPRD DKI Jakarta.
"Jika terpilih, saya akan memperhatikan perempuan dan anak menuju masyarakat yang sejahtera dengan kemandirian yang tentunya akan saya perjuangkan nanti," kata Savitri saat ditemui saat bazaar murah Srikandi Hanura, di Jakarta, Rabu (5/3/2014).
Ia melanjutkan, fokusnya kepada perempuan dan anak, karena peran perempuan di wilayah DKI Jakarta mulai bergeser. Bukan lagi pendamping suami dan ibu bagi anak-anaknya. Namun perempuan bisa dikatakan sebagai kepala keluarga untuk mencari nafkah.
"Sedangkan untuk anak-anak, akan difokuskan pada pendidikan anak usia dini. Tujuannya untuk pembentukan perkembangan otak secara dini kepada anak-anak usia nol sampai lima tahun. Selain itu, UKM (Usaha Kecil Menengah) akan dikembangkan di Jakarta," pungkasnya.
(maf)